Wagub Rano Kirim Pelajar Jakarta ke Jepang, Beasiswa HiGA Siap Cetak Generasi Unggul

Selasa, 20 Jan 2026, 15:30 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memperluas akses pendidikan internasional bagi pelajar Jakarta melalui kerja sama dengan PT Bank Jakarta dan PAM Jaya. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah kerja sama yang disaksikan langsung Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Balai Kota Jakarta.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi besar Pemprov DKI Jakarta dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di level global. Program tersebut sekaligus mempertegas arah pembangunan Jakarta menuju kota global yang berbasis kualitas manusia, bukan hanya infrastruktur.

Ket. Foto: Program beasiswa ini diberikan kepada dua peserta didik tingkat SMA atau sederajat untuk masa studi tiga tahun ajaran, mulai 2026/2027 hingga 2028/2029. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Dalam upaya meraih jajaran Top 50 Global City pada 2030, kita tidak hanya berfokus pada penguatan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga harus memperkuat sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang. Karena itu, kami memberikan kesempatan kepada dua peserta didik untuk menempuh pendidikan SMA selama tiga tahun di Hiroshima Global Academy Jepang," ujar Wagub Rano.

Rano Karno menilai kerja sama ini sebagai langkah konkret membuka peluang pendidikan berkualitas bagi generasi muda Jakarta. Menurutnya, pengalaman belajar internasional akan membentuk karakter disiplin, mandiri, adaptif, serta memperluas wawasan global peserta didik.

Pemprov DKI Jakarta juga mengapresiasi peran aktif Bank Jakarta dan PAM Jaya yang menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan ke sektor pendidikan. Dukungan dunia usaha ini dinilai memperkuat ekosistem kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mencetak talenta masa depan.

Program beasiswa ini diberikan kepada dua peserta didik tingkat SMA atau sederajat untuk masa studi tiga tahun ajaran, mulai 2026/2027 hingga 2028/2029. Seluruh biaya pendidikan disalurkan langsung kepada Hiroshima Global Academy sebagai lembaga penyelenggara pendidikan di Jepang.

Nilai beasiswa yang disiapkan mencapai maksimal 4.255.000 yen per peserta didik per tahun dengan skema pencairan bertahap. Rincian anggaran mencakup biaya asrama, konsumsi, perlengkapan belajar, asuransi kesehatan, ujian International Baccalaureate, tiket pesawat, uang saku, hingga paket telepon seluler.

Rano Karno memastikan pelaksanaan program dilakukan secara selektif dan transparan agar tepat sasaran. Proses seleksi yang ketat diterapkan untuk menjaring peserta didik yang memiliki kesiapan akademik, mental, serta komitmen berkontribusi bagi Jakarta.

"Kami memastikan program ini dijalankan secara akuntabel dan selektif melalui proses yang transparan. Tujuannya agar beasiswa benar-benar diberikan kepada peserta didik yang siap membawa dampak positif bagi masa depan Jakarta," kata Rano Karno.

Tahapan seleksi dimulai sejak Juli 2025 melalui pendaftaran oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan dilanjutkan dengan proses seleksi internal hingga pengumuman hasil awal. Tahap berikutnya dilakukan langsung oleh Hiroshima Global Academy melalui pendaftaran daring dan wawancara virtual.

Pengumuman final peserta didik penerima beasiswa ditetapkan pada Oktober 2025 setelah seluruh tahapan seleksi selesai. Dengan skema ini, Pemprov DKI Jakarta berharap program beasiswa luar negeri dapat menjadi model pengembangan SDM global yang berkelanjutan.

Langkah ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Jakarta serius membangun generasi masa depan yang kompetitif di tingkat internasional. Target Top 50 Global City 2030 kini tidak hanya bicara gedung tinggi dan transportasi modern, tetapi juga kualitas manusia yang siap main di level dunia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.