- Home
-
- Megapolitan
-
- Remaja Bekasi Tewas Tengge...
Remaja Bekasi Tewas Tenggelam di Lapangan Sepak Bola yang Terendam Banjir Setinggi 2 Meter
Selasa, 20 Jan 2026, 14:16 WIBKABUPATEN BEKASI - Musibah banjir yang melanda Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyebabkan satu remaja berinisial J (19) meninggal dunia usai tenggelam di area lapangan sepak bola yang terendam air setinggi dua meter.
Remaja asal Kampung Nanggewer, Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur itu ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola usai bermain bersama tiga rekannya.
"Kejadiannya kemarin siang. Korban sempat berenang sejauh 50 meter dari daratan dan berhenti bergelantungan di tiang gawang, kemungkinan karena kelelahan," kata tenaga medis setempat, Taryana, Selasa (20/1).
Dia mengungkapkan, ketiga rekan yang melihat kondisi korban sudah melemah segera berenang menuju daratan untuk meminta bantuan warga sekitar, namun tak lama kemudian korban tenggelam.
Menerima laporan rekan korban, warga setempat memulai proses pencarian meski sempat terkendala karena sarana perahu yang biasa digunakan sedang dipakai untuk mengevakuasi korban banjir lain.
"Saat ditemukan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Nadinya tidak teraba, tidak ada napas, wajahnya pucat dan membiru," ucapnya.
Taryana mengaku sempat memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP) dengan kompresi dada selama 10 menit. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Ambulans yang datang ke lokasi kemudian memastikan bahwa korban telah meninggal dunia.
Pihak keluarga korban meminta agar jenazah segera dipulangkan ke rumah duka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui dapat berenang. Namun, diduga saat kejadian ia dalam kondisi kurang sehat. "Kemungkinan besar karena korban kurang sehat sehingga korban tenggelam," ujarnya.
Diketahui, banjir di wilayah Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin disebabkan oleh luapan Sungai Citarum dan Cibeet. Warga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di area banjir demi mencegah insiden serupa terulang kembali.
"Kita imbau masyarakat untuk untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di area banjir demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," kata Camat Kedungwaringin Maman Badruzaman.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pertamina Peduli Galang Bantuan dan Tim Medis untuk Korban Banjir Bekasi
-
Jagung 2025 Tak Sebanyak Tahun Lalu: Siap-siap Daging Ayam dan Telur Kian Mahal, Risiko Inflasi Jadi Dalih Buka Keran Impor
-
Relawan Pertamina Peduli Bantu Warga Terdampak Banjir di Bekasi
-
Banjir Melanda Beberapa Titik di Bekasi
-
Sekolah Negeri Terapung Hadir di Daerah 3T Kalimantan Timur
-
Tokoh Adat di Lereng Gunung Marapi Sepakat Larang Perburuan Lima Jenis Burung Langka
-
Warga Papua Antusias. 5.993 Kendaraan Sudah Nikmati Keringanan Pajak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.