Perhatian! Anda Akan ke Daerah Pesanggrahan? Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Jaringan Perpipaan

Selasa, 20 Jan 2026, 17:41 WIB

JAKARTA - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Pemkot Jaksel) memberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) jalan di Kecamatan Pesanggrahan imbas pembangunan jaringan perpipaan air minum PAM Jaya.

"Kami memberlakukan dua sif, pagi dan sore untuk mengatur lalin di kedua arah. Bukan hanya petugas kami saja yang bertugas di lapangan, unsur lainnya juga dilibatkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang melintas," kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Oktavianus Pasaribu di Jakarta, Selasa (20/1).

Ket. Foto: Rekayasa lalu lintas (lalin) jalan di Kecamatan Pesanggrahan imbas pembangunan jaringan perpipaan air minum PAM Jaya, Jakarta, Selasa (20/1). — Sumber: Antara/HO-Pemprov DKI Jakarta.

Bernard mengerahkan empat personel setiap hari untuk mengatur lalin di kedua arah. Para pengguna jalan pun diimbau agar mengikuti arahan petugas di lapangan apabila terjadi kepadatan arus lalin, baik dengan menggunakan jalur alternatif maupun pengaturan lainnya.

"Mudah-mudahan dengan kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan, potensi kemacetan dapat diredam dengan baik," ucapnya.

Sementara, Camat Pesanggrahan, Angga Saputra mengatakan pihaknya bersama jajaran meninjau pekerjaan pembangunan jaringan pipa air untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan lancar serta meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat.

Menurutnya, seiring dengan pelaksanaan pembangunan tersebut, pihaknya bersama unsur terkait telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pemberlakuan rekayasa lalin di beberapa ruas jalan.

"Proyek ini berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan yang cukup signifikan, terutama pada akses jalan di wilayah Kelurahan Pesanggrahan, Petukangan Selatan, dan sekitarnya," ucap Angga.

Rekayasa lalin di antaranya diterapkan di Jalan Bintaro Puspita, Jalan Bintaro Permai, Jalan Kodam Bintaro, Jalan Pesanggrahan Indah, serta Jalan Garuda.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang serius, pihaknya melakukan pengaturan lalin secara intensif, khususnya pada jam-jam krusial pagi dan sore hari.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, pengerjaan proyek ini berlangsung mulai 15 Januari hingga akhir Juni 2026," ucapnya.

Oleh karena itu, Angga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya kenyamanan dan kelancaran perjalanan selama proses pembangunan berlangsung.

Diminta kepada warga untuk bersabar karena proyek tersebut bertujuan meningkatkan kecukupan dan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.

"Saya meminta masyarakat dapat memaklumi adanya pengerjaan proyek ini. Personel di lapangan juga diharapkan dapat bahu-membahu untuk meminimalisir terjadinya kemacetan," ucapnya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.