Liga Champions Masuk Fase Krusial, Klub Raksasa Eropa Tertekan Jelang Laga Penentuan
Selasa, 20 Jan 2026, 06:22 WIBPARIS, PRANCIS â Real Madrid, Liverpool, dan Inter Milan boleh berbangga dengan total 24 gelar Liga Champions yang mereka miliki. Namun, sejarah besar itu belum cukup untuk menjamin kelolosan mereka ke fase gugur musim ini. Memasuki pekan-pekan krusial, tekanan justru kian menumpuk di pundak klub elite sepak bola Eropa.
Format baru Liga Champions membuat persaingan semakin ketat. Delapan tim teratas di fase liga langsung melaju ke babak 16 besar, sementara peringkat 9 hingga 24 harus menjalani babak play-off dua leg demi menyusul mereka.
Sejauh ini, Arsenal, Bayern Munich, juara bertahan Paris Saint-Germain, Manchester City, dan Atalanta telah memastikan tempat setidaknya di fase play-off gugur. Namun, sejumlah nama besar masih harus berjuang keras untuk memastikan tiket saat kompetisi memasuki fase penentuan.
Empat  klub raksasa Eropa  berada di bawah tekanan jelang matchday ketujuh, pekan kedua terakhir fase liga.
Inter Milan
Inter Milan berada di posisi relatif aman, tetapi menghadapi ujian terberat. Pemuncak klasemen Serie A itu harus bangkit dari kekalahan atas Liverpool ketika menjamu Arsenal, satu-satunya tim dengan rekor sempurna sejauh ini, di San Siro, Â Rabu (21/1) dini hari WIB.
Tim asuhan Cristian Chivu tidak akan mendapat keringanan dari Arsenal. Pemimpin klasemen Liga Inggris itu membidik kemenangan demi mengamankan posisi delapan besar sebelum laga terakhir fase liga pada tanggal 28 Januari.
Seiring musim memasuki fase krusial, Chivu menilai timnya mulai benar-benar memahami filosofi permainan yang ia terapkan.
âKeinginan tim ini untuk belajar luar biasa,â kata pelatih asal Rumania itu.
âApa yang kami tampilkan di lapangan adalah bukti komitmen para pemain, karena mengubah kebiasaan bukanlah hal mudah.â
Namun, satu kebiasaan yang tentu ingin dipertahankan Chivu adalah rekor apik Inter atas Arsenal. Nerazzurri memenangi tiga dari empat pertemuan mereka di Liga Champions.
Real Madrid
Pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeloa, paham betul bahwa masa depannya di Santiago Bernabeu akan sangat ditentukan oleh performa di kompetisi paling prestisius versi Presiden klub Florentino Perez: Liga Champions.
Setelah secara mengejutkan tersingkir oleh klub kasta kedua Albacete di Copa del Rey, Arbeloa memang meraih kemenangan liga atas Levante akhir pekan lalu. Namun, atmosfer Bernabeu justru memanas, dengan siulan keras ditujukan kepada sang pelatih serta bintang tim seperti Vinicius Junior dan Jude Bellingham.
âSaya selalu menghormati Bernabeu. Saya juga sering disiuli saat bermain dulu, dan itulah yang membuat klub ini begitu besar, tingginya tuntutan dari para penggemar,â ujar Arbeloa.
Madrid, yang kini berada di peringkat ketujuh, akan menjamu AS Monaco pada Selasa. Bagi Arbeloa, kegagalan melangkah lebih jauh di Liga Champions jelas bukan opsi.
Liverpool
Pelatih  Liverpool Arne Slot perlahan meredam krisis setelah membawa timnya mencatat 12 laga tanpa kekalahan. Namun, menipisnya peluang mempertahankan gelar Premier League membuat manajemen Anfield semakin menaruh harapan besar pada kiprah di Liga Champions.
The Reds akan bertandang ke Stade Velodrome yang terkenal bergolak untuk menghadapi Marseille, Rabu. Kemenangan akan menjadi langkah besar menuju babak 16 besar sekaligus meredakan tekanan terhadap Slot, yang timnya baru saja meraih empat hasil imbang beruntun di liga.
Slot menyambut kembalinya Mohamed Salah dari tugas Piala Afrika dengan penuh harap.
âSaya senang Mohamed kembali,â ujar pelatih asal Belanda itu setelah hasil imbang 1-1 melawan Burnley.
Jika dimainkan, penyerang Mesir tersebut diyakini mampu menghidupkan kembali lini serang Liverpool yang belakangan terlihat tumpul.
Barcelona
Sedikit tertinggal dari rombongan utama kandidat lolos adalah Barcelona. Tim asuhan Hansi Flick, yang memimpin klasemen La Liga, baru saja melihat laju 11 kemenangan beruntun mereka terhenti usai kalah 1-2 dari Real Sociedad.
Finalis semifinal musim lalu itu kini berada di peringkat ke-15 dengan koleksi 10 poin. Flick ingin segera melupakan kekalahan domestik tersebut saat timnya bertandang ke markas Slavia Praha.
âHasil pertandingan tidak mencerminkan performa kami,â kata Flick. âKami harus tetap melangkah di jalur ini. Pada hari Rabu, saatnya menang di Praha.â
- Bayern Munich
- Inter Milan
- Paris St Germain
- Liga Champions
- Real Madrid
- Arsenal
- Barcelona
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Final Liga Championa, Perkiraan Susunan Pemain Arsenal dan PSG
-
Tim-tim Besar Italia Absen di Liga Chamions, Termasuk AC Milan
-
Florentino Perez Bocorkan Jadwal Rilis Pemain Baru dan Pelatih Anyar Real Madrid
-
Arteta vs Luis Enrique: Sahabat Lama, Rival di Final Liga Champions
-
Arbeloa Dukung Mourinho Kembali Latih Real Madrid Musim Depan
-
Neuer Cedera Lagi, Bayern Cemas Jelang Final Piala Jerman
-
La Liga Spanyol: Barcelona Tumbang di Kandang Alaves, Gagal Raih Rekor 100 Poin
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.