Siswa SLBN Pembina Aceh Tamiang Kembali Belajar

Senin, 19 Jan 2026, 23:04 WIB

Banda Aceh - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin menyatakan aktivitas pembelajaran di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Aceh Tamiang kembali dimulai hari ini, Senin, (19/1) yang merupakan bagian dari kerja kolektif semua pihak

"Alhamdulillah lewat kerja kolektif semua pihak membersihkan lumpur akibat banjir.  Sejak hari ini para siswa mulai kembali hadir ke sekolah meski dalam kondisi pembelajaran darurat," kata Murthalamuddin dihubungi di Banda Aceh, Senin.

Ket. Foto: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin. — Sumber: Antara

Ia menjelaskan dimulainya kembali proses belajar mengajar di SLBN Pembina Aceh Tamiang merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak yang selama sepekan terakhir berjibaku membersihkan lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, hari ini pembelajaran di SLBN Pembina Aceh Tamiang sudah bisa dimulai kembali. Ini berkat kerja keras para relawan yang tanpa lelah membantu membersihkan sekolah,” kata Murthalamuddin yang juga Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh.

SLBN Pembina Aceh Tamiang memiliki sekitar 360 siswa dengan kebutuhan khusus. Pascabanjir, kondisi sekolah sempat memprihatinkan karena masih tergenang air cukup parah, sehingga upaya pembersihan pada awalnya tidak dapat dilakukan secara maksimal.

Ia menjelaskan sejak pekan lalu, berbagai unsur relawan turun langsung ke lokasi. Mereka berasal dari berbagai organisasi masyarakat seperti HAkA, para orang tua siswa, guru dan tenaga kependidikan setempat, serta relawan dari Buddha Tzu Chi dan sejumlah komunitas lainnya.

"Mereka membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas pendukung agar sekolah layak digunakan kembali," katanya.

menurut dia sebelumnya banyak relawan yang ingin membantu, namun kondisi genangan air yang masih tinggi membuat pembersihan belum memungkinkan dan setelah air surut, para relawan langsung bergerak cepat.


Ia menegaskan, para relawan tersebut memiliki peran besar dalam memulihkan kembali aktivitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Dalam situasi seperti ini, para relawan adalah pahlawan. Berkat mereka, anak-anak bisa kembali ke sekolah dan belajar, meskipun masih dalam keterbatasan,” katanya.

Pemerintah Aceh akan terus melakukan pendampingan dan langkah lanjutan untuk memastikan proses pembelajaran di SLBN Pembina Aceh Tamiang dapat kembali berjalan normal seiring dengan tahapan pemulihan pascabencana.

  • pemulihan pascabencana

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.