Sering Kecelakaan, Para Gurandil Pongkor Tak Ada Jeranya. Tiga Penambang Tewas Dievakuasi

Senin, 19 Jan 2026, 14:52 WIB

BOGOR – Para pencari emas illegal (gurandil) di gunung Pongkor sering mengalami kecelakaan, namun sepertinya mereka tidak pernah jera hingga kini kembali terjadi bencana. Tim gabungan mengevakuasi tiga penambang Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ini dilakukan sepekan setelah insiden kepulan asap. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Kepolisian Sektor Nanggung Ajun Komisaris Polisi Ucup Supriatna mengatakan evakuasi dilakukan bersama tim emergency response PT Aneka Tambang (Antam) dan unsur terkait sejak Minggu dini hari hingga Senin pagi. "Tiga korban yang berhasil dievakuasi dalam kondisi sudah meninggal," kata Ucup saat memberikan keterangan di Polsek Nanggung, Senin.

Ket. Foto: gurandil pongkor — Sumber: ist

Ia menjelaskan evakuasi pertama dilakukan Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB hingga 04.00 WIB, dengan dua korban berhasil dievakuasi. Evakuasi selanjutnya dilakukan kembali pada malam hari hingga Senin pagi dan ditemukan satu korban lainnya. "Dua korban yang kita dapat, pertama warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya. Kemudian yang satu lagi juga warga Desa Urug Sukajaya," ujarnya.

Ucup menyampaikan lokasi korban berada di titik yang bukan merupakan area operasional PT Antam dan berada di medan yang sulit dijangkau. Proses evakuasi menghadapi tingkat kesulitan tinggi karena kondisi geoteknik yang tidak stabil serta masih adanya gas berbahaya di lokasi kejadian.

"Karena memang medannya berbahaya, salah satu anggota tim evakuasi tertimpa batu dan terluka di bagian bahu," ujarnya. Ia menambahkan pihak kepolisian bersama unsur terkait masih melanjutkan pemantauan di lokasi dan membuka posko siaga bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya.

"Sampai saat ini kami membuka posko supaya warga yang merasa kehilangan keluarganya bisa melapor kepada kami," katanya. Selain tiga penambang yang berhasil dievakuasi tim gabungan, terdapat penambang lain yang meninggal dunia akibat kepulan asap dan telah berhasil dievakuasi secara mandiri, yakni dua warga Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.

"Ada dua korban lagi yang di Desa Melasari, itu pun juga kami yang mendatangi ke sana setelah mendapatkan informasi," ujarnya. Sementara itu, Kepala Region Jawa, CSR, dan Subdivisi PT Antam, Tbk., UBPE Pongkor Agustinus Toko Susetio menyatakan proses evakuasi dilakukan dengan risiko tinggi dan mengutamakan keselamatan petugas.

"Proses evakuasi berlangsung dengan risiko tinggi. Lokasi korban berada di medan yang sulit dijangkau dan berbahaya sehingga setiap langkah harus dilakukan dengan sangat hati-hati demi keselamatan petugas," katanya. Ia menegaskan seluruh korban yang telah dievakuasi merupakan warga dan bukan karyawan maupun kontraktor PT Antam.

"Yang berhasil dievakuasi merupakan warga, bukan pegawai ataupun kontraktor Antam, dan berada di area nonoperasional yang seharusnya steril dari aktivitas penambangan," ujarnya. Agustinus menambahkan seluruh korban yang telah dievakuasi telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

"Seluruh korban yang telah dievakuasi sudah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut," katanya. Terkait kepulan asap di area tambang, ia menyampaikan penyebabnya masih dalam investigasi bersama aparat dan otoritas berwenang. "Kami menunggu hasil penelusuran yang komprehensif agar informasi yang disampaikan tetap akurat dan bertanggung jawab," ujarnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Wow Ini Cara Unik Vokalis Grup Musik Kahitna Hedi Yunus untuk Rayakan Ulang Tahun

Makin Bersih dan Asri, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Alat Berat Tata Sungai Code

Arthur Gea Raih Gelar ATP Perdana di Los Cabos, Taylor Fritz Tantang Rafael Jodar di Final Washington

Pentagon Jadwalkan Jet Tempur Generasi Keenam F-47 Terbang Tahun 2028

Festival Gir Sereng Kota Probolinggo Jadi Upaya Melestarikan Budaya Lokal

Roma Bidik Penyerang Aston Villa Evann Guessand, Negosiasi Berpotensi Gunakan Skema Pinjaman

Bursa Transfer: Manchester United Pertahankan Enzo Kana-Biyik, Schalke Bidik Buonanotte

Promosikan Kain Ulos agar Makin Banyak Dikenal

Rudal Balistik Hipersonik Iran: Pejabat Pentagon Peringatkan Pasukan AS akan Kesulitan Menghadapi Kheibar Shekan

Piala AFF 2026: Thailand Gusur Malaysia ke Puncak Grup B, Anthony Hudson Puji Clean Sheet Tim Asuhannya

Cegah Pencemaran Meluas, Enam Ton Minyak Berhasil Dibersihkan dari Perairan Semau

Kapten Timnas Sepak Bola Indonesia Rizky Ridho: para Pemain Tidak Akan Terpancing Provokasi Vietnam

Wajib Ditiru Kebijakan Ini, Pemkab Gianyar Bali Lindungi 595 Seniman melalui BPJS Ketenagakerjaan

Debut Enzo Maresca di Manchester City Berakhir Pahit, Tetap Puas Meski Kalah Adu Penalti dari Inter Milan

Dampak Kekeringan, PMI Cianjur Distribusikan Air Bersih untuk 1.322 Keluarga

Ning Lia: Jatim Juara Umum LKS Nasional Empat Kali Berturut-turut Bukti Konsistensi Gubernur Khofifah Bangun Ekosistem Pendidikan

Fiskal Daerah Tercekik, Politik Anggaran Perlu Dikoreksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.