Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengolahan dan Distribusi SPPG di Kota Kediri Sudah Sesuai Standar

📅 Senin, 19 Jan 2026, 22:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengolahan dan Distribusi SPPG di Kota Kediri Sudah Sesuai Standar Doc: Antara
Ket. Peresmian SPPG Semampir 2 Yayasan Kemala Bhayangkari Kota Kediri di Kediri, Jawa Timur, Senin (19/1/2026).

Kediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, mengingatkan bahwa proses pengolahan bahan pokok hingga distribusi makanan dari SPPG harus sesuai dengan standar.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Kediri Syamsul Bahri menjelaskan bahwa program strategis seperti SPPG tidak bisa berdiri sendiri, melainkan tumbuh dari kerja kolektif lintas sektor.

"Saya menitipkan harapan besar kepada seluruh pengelola dan tenaga gizi yang bertugas. Pastikan setiap proses berjalan sesuai standar, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian, sehingga makanan yang dihasilkan benar-benar aman, sehat dan memenuhi ketentuan Badan Gizi Nasional,” katanya di Kediri, Senin.

Syamsul di sela peresmian SPPG Semampir 2 Yayasan Kemala Bhayangkari Kota Kediri tersebut menambahkan kehadiran SPPG ini turut berperan penting untuk mendukung kualitas kecerdasan dan daya saing generasi Kota Kediri ke depan.

“Penerima manfaat dari SPPG ini adalah mereka yang paling menentukan masa depan kita, yaitu anak-anak yang duduk di bangku PAUD, TK, SD, hingga SMP. Dari dapur inilah kualitas kesehatan, dan daya saing generasi kita mulai dibangun,” ujar dia.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan SPPG tidak diukur dari banyaknya porsi yang diproduksi setiap hari, melainkan dari kualitas gizi yang terkandung di dalamnya.

“Saya berharap SPPG Semampir 2 dapat menjadi contoh praktik pelayanan gizi yang baik. Bahwa kepedulian terhadap pemenuhan gizi masyarakat dapat dikelola secara profesional, berkelanjutan, dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan," kata dia.

Syamsul juga berharap keberadaan SPPG ini juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar.

“Libatkan petani, peternak, dan pelaku UMKM Kota Kediri sebagai bagian dari rantai pasok. Dengan cara ini, pelayanan gizi berjalan optimal, roda ekonomi lokal bergerak, dan manfaat program dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” kata dia.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menjelaskan bahwa Yayasan Kemala Bhayangkari Kota Kediri telah membangun dua SPPG di Kelurahan Semampir, kota ini, sebagai bentuk dukungan dalam menyukseskan program pemerintah terkait makan bergizi gratis.

Menurut dia, upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak, menyiapkan generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak serta menekan angka stunting.

SPPG Semampir 2 Yayasan Kemala Bhayangkari Kota Kediri juga telah mulai beroperasi sejak 12 Januari 2026 sebelum diresmikan.

Dirinya mengatakan kelengkapan administrasi seperti sertifikat dan sebagainya juga sudah diajukan.

"Terkait kelengkapan sertifikasi, dll prosesnya bertahap dan sudah kita ajukan sejak awal proses pembangunan dan saat ini tinggal menunggu pengecekan dari dinas terkait untuk kelayakan, termasuk sertifikasi halal," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Polsek Pasar Minggu Kenalka...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.