Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mencekam! Malioboro Bentrok dan Ricuh Massal, 116 Orang Terluka Jadi Korban

29 Kamis, 29 Okt 2026, 21:09 WIB | Oleh:
Mencekam! Malioboro Bentrok dan Ricuh Massal, 116 Orang Terluka Jadi Korban Mencekam! Malioboro Bentrok dan Ricuh Massal, 116 Orang Terluka Jadi Korban Doc: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Ket. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum BEM Nusantara melakukan aksi damai untuk menyuarakan aspirasi di depan Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Yogyakarta, Rabu (28/10).

YOGYAKARTA - Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyebutkan korban yang mengalami luka akibat bentrok atau kericuhan setelah demonstrasi di kawasan Malioboro dan depan gedung DPRD DIY pada Rabu (28/10) malam berjumlah 116 orang.

"Tadi data korbannya sudah ada di-share ke WhatsApp saya, memang jumlahnya, baik yang tidak mondok (rawat inap) maupun mondok itu 116 orang," kata Hasto setelah menjenguk korban bentrok demonstrasi yang dirawat di RS Bethesda Yogyakarta, Kamis (29/10).

Menurut dia, dari 116 orang korban luka, baik dari kalangan warga sipil maupun aparat atau petugas, yang harus menjalani rawat inap di beberapa rumah sakit berjumlah 13 orang, sementara sisanya menjalani rawat jalan setelah diobati.

"Kalau di sini (RS Bethesda) tujuh orang, di RS Panti Rapih tiga orang, kemudian di Rumah Sakit Bhayangkara dari enam orang, tinggal tiga orang yang rawat inap, berarti total yang masih rawat inap 13 orang," katanya.

Hasto mengatakan korban luka akibat bentrok atau kericuhan setelah demo yang harus menjalani rawat inap tersebut mayoritas merupakan anggota saat bertugas melakukan pengamanan unjuk rasa yang berakhir ricuh di Malioboro.

Oleh karena itu, Hasto bersama Dinas Kesehatan Yogyakarta melakukan jenguk korban di rumah sakit untuk memastikan mendapatkan penanganan dan perawatan maksimal dan tidak ada kendala untuk kesembuhan.

"Sehingga, kami ingin memastikan bahwa semua terlayani dengan baik, segala macamnya, karena mereka ini menjadi korban dan mereka sudah berjuang, bekerja untuk kepentingan keamanan, ketertiban masyarakat dan kita semua," katanya.

Wali Kota juga mengatakan terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan institusi keamanan, termasuk memantau peristiwa demi peristiwa, kejadian demi kejadian, karena dilaporkan korban luka mulai berjatuhan sejak pukul 19.00 WIB di sekitar DPRD DIY.

"Kami juga komunikasi dengan Pak Kapolres sejak tadi malam ada di mana saja dirawat, ada kesulitan tidak. Kami juga koordinasi dengan teman-teman di Pemda untuk tindak lanjut perawatan ini seperti apa. Jangan sampai ada yang telantar," kata Hasto. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Advertisement
Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

Indonesia Siapkan Gudang Minyak Mentah, Impor Bakal Langsung Masuk Tanpa Transit Negara Ketiga

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.