Fajar Baru di Damaskus: Suriah Sepakati Gencatan Senjata Menyeluruh

Senin, 19 Jan 2026, 16:02 WIB

ISTANBUL - Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa pada Minggu (18/1) mengumumkan kesepakatan gencatan senjata menyeluruh dan kesepakatan integrasi penuh antara pemerintah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) untuk memulihkan otoritas negara di wilayah timur laut.

Menurut laporan kantor berita SANA, perjanjian tersebut mencakup gencatan senjata segera dan menyeluruh di seluruh garis depan dan garis kontak antara pasukan pemerintah dan SDF.

Ket. Foto: Ahmad al-Sharaa — Sumber: Anadolu/Syrian Presidency

Kesepakatan itu akan berlaku seiring penarikan seluruh formasi militer yang berafiliasi dengan SDF ke wilayah timur Sungai Eufrat sebagai langkah persiapan penempatan ulang.

Provinsi Deir ez-Zor dan Raqqa akan segera diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah Suriah, baik secara administratif maupun militer, termasuk pengalihan seluruh institusi dan fasilitas sipil.

Kedua pihak juga menyepakati bahwa pegawai pemerintah di kedua provinsi itu tetap dipertahankan dan tidak ada hukuman bagi personel SDF maupun aparat sipil setempat.

Selain itu, institusi sipil di Provinsi Hasakah akan digabung ke dalam lembaga dan struktur pemerintahan Suriah.

Pemerintah Suriah juga akan mengambil alih seluruh pos perbatasan serta ladang minyak dan gas di wilayah itu, yang akan diamankan oleh pasukan Suriah agar pendapatannya kembali ke negara, menurut laporan SANA. Ant/Anadolu

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.