Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terjatuh Saat Berburu Biawak Seorang Pelajar Terseret Arus Sungai Tanggul di Jember

📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terjatuh Saat Berburu Biawak Seorang Pelajar Terseret Arus Sungai Tanggul di Jember Doc: Antara

Jember - Seorang pelajar bernama Iqbal Khoirul Anwar (18) warga Desa Mojomulyo terseret arus Sungai Tanggul di Desa Paseban, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu sore.

"Awalnya korban bersama 13 orang temannya hendak mencari biawak ke Desa Paseban, tepatnya di sebelah Jembatan Merah Putih muara baru bantaran Sungai Tanggul," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo di kabupaten setempat.

Menurut dia korban bersama rekannya berusaha menangkap seekor biawak yang telah berhasil dilumpuhkan saat biawak tersebut jatuh ke tengah sungai, namun korban diduga tenggelam dan terbawa arus Sungai Tanggul, sedangkan teman lainnya berhasil berenang ke tepi sungai.

"Setelah mendapat laporan kejadian tersebut, BPBD bersama tim gabungan melakukan pencarian dengan menyusuri Sungai Tanggul untuk mencari pelajar yang tenggelam dan terseret arus sungai tersebut," tuturnya.

Ia mengatakan operasi SAR dilakukan hingga pukul 17.25 WIB. Karena kondisi cuaca sudah gelap dan turun hujan, sehingga tidak bisa maksimal dalam melakukan pencarian korban dan tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban tenggelam.

"Kegiatan operasi SAR dihentikan sementara karena hari sudah gelap dan pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (18/1) pagi pukul 08.00 WIB. Mudah-mudahan korban segera ditemukan," katanya.

Tim gabungan yang bergerak dalam melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Tanggul melibatkan BPBD Jember, Pemerintah Desa Paseban, TNI AD, TNI AL, Polri, Basarnas Pos SAR Jember, Satpolairud Polres Jember, SAR Rimba Laut dan komunitas relawan lainnya.

Edy mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir, sehingga hujan deras yang mengguyur Jember diprediksi akan menyebabkan debit air sungai meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.