Pemkab Buleleng Pastikan Perbaikan SMP Terdampak Banjir

Sabtu, 17 Jan 2026, 19:45 WIB

Buleleng, Bali -- Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali memastikan perbaikan gedung SMPN 3 Busungbiu yang terdampak banjir pada Kamis (15/1) lalu.

“Kita saat ini berada di Sepang Kaja, di SMP Negeri 3 Busungbiu. Kerusakannya cukup parah, sampai pondasi bangunan terlihat dan halaman sekolah terdampak banjir. Ini memerlukan penanganan segera karena sangat membahayakan,” ujar Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat melakukan peninjauan di SMPN 3 Busungbiu, Buleleng, Sabtu.

Ket. Foto: Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra saat meninjau lokasi sekolah pascabanjir di SMPN 3 Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu (17/1). — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkab Buleleng

Ia menjelaskan penanganan kerusakan akibat banjir sebelumnya telah dilakukan di wilayah Batu Megaang dan kini berlanjut ke Desa Sepang, Busungbiu.

Lokasi SMPN 3 Busungbiu menjadi prioritas karena berada dekat aliran sungai dan posisinya lebih rendah dari jalan raya. “Kalau ini tidak segera ditangani, resikonya besar. Khususnya bagi anak-anak didik di SMP Negeri 3 Busungbiu,” ujarnya.

Terkait kegiatan belajar mengajar, pemerintah daerah mengambil langkah antisipatif dengan mengalihkan sementara proses pembelajaran ke sistem daring. Langkah ini dilakukan demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

“Untuk sementara kegiatan belajar mengajar kami alihkan ke daring. Kondisi di sini masih sangat berbahaya. Kalau sampai jebol lagi, risikonya tinggi,” katanya.

Sutjidra juga menegaskan, kerusakan sarana dan prasarana pendidikan menjadi perhatian utama Pemkab Buleleng. Perbaikan akan dipercepat karena menyangkut keselamatan dan keberlangsungan pendidikan.

“Kerusakan fasilitas pendidikan ini akan kami segerakan penanganannya. Ini menyangkut keselamatan anak-anak kita dan tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Sementara itu, untuk kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan akibat banjir, Pemkab Buleleng telah melakukan mitigasi awal. Penanganan darurat dilakukan dengan pemasangan bronjong dan penguatan struktur.

“Untuk jalan raya yang jebol, sekarang kita perkuat dulu dengan bronjong. Dananya kami siapkan dari APBD melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), supaya cepat dan tidak menunggu lama,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, penanganan juga akan dilanjutkan ke jembatan strategis di wilayah Bongancina yang menghubungkan Desa Bongancina dengan Desa Dapdap Putih.

“Jembatan di Bongancina juga jebol dan itu sangat strategis. Sebentar lagi kami akan ke sana. Semua akan kami tangani dan kami upayakan secepatnya,” pungkasnya.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.