Tak Mau Kebanjiran, Warga Tambun Bekasi Gotong Royong Bersihkan Sungai

Jumat, 16 Jan 2026, 02:35 WIB

KABUPATEN BEKASI - Warga Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bergotong royong membersihkan tumpukan sampah dan endapan lumpur di sepanjang saluran irigasi Desa Satria Mekar.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengantisipasi risiko banjir di tengah musim hujan.

Ket. Foto: Satu alat berat mengangkat tumpukan sampah di sepanjang saluran irigasi Desa Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (15/1). — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

"Kegiatan ini menjadi langkah nyata bersama dalam menjaga kelancaran aliran air sekaligus mengantisipasi potensi banjir dan genangan, khususnya di musim hujan," kata Camat Tambun Utara Najmuddin di Bekasi, Kamis.

Dirinya turut serta menangani sampah sekaligus memantau proses normalisasi sungai yang dikerjakan pemerintah daerah setempat guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan masyarakat.

Pembersihan sungai dilakukan dengan mengangkat endapan lumpur atau sedimentasi menggunakan alat berat serta tumpukan sampah yang selama ini menghambat aliran air dan berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan.

"Normalisasi saluran irigasi merupakan prioritas penting karena menyangkut keselamatan warga serta keberlanjutan lingkungan," katanya.

Ia menyebut saluran irigasi yang tersumbat dapat berdampak luas, mulai dari genangan air di permukiman hingga terganggunya aktivitas pertanian warga.

"Saluran irigasi ini memiliki fungsi vital. Jika aliran air tidak lancar, dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, normalisasi dan pembersihan ini harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan," katanya.

Najmuddin juga menegaskan keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari keterlibatan aktif masyarakat.

Sinergi antara pemerintah dengan warga, ucapnya, menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan dan fungsi saluran irigasi.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat, upaya ini tidak akan maksimal. Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga yang hari ini turun langsung membersihkan saluran irigasi," ujarnya.

Dia juga mengingatkan tentang pentingny6a kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air.

Ia berharap, gotong royong ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi budaya bersama dalam menjaga lingkungan.

"Setelah dibersihkan, tugas kita bersama adalah menjaga. Jangan sampai saluran irigasi kembali dipenuhi sampah. Kesadaran kolektif inilah yang harus terus kita bangun," katanya.

Menurut ia, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini menjadi modal sosial yang berharga bagi pembangunan wilayah.

"Dengan langkah preventif ini, diharapkan risiko banjir dapat ditekan, lingkungan tetap terjaga, dan kualitas hidup masyarakat semakin meningkat," kata dia.

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.