• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Anda Merasakan Perut Sakit...

Anda Merasakan Perut Sakit Berulang Habis Makan? Waspada! Bisa Indikasi Masalah Kesehatan Serius

Jumat, 16 Jan 2026, 18:26 WIB

JAKARTA - Sakit perut hebat yang berulang atau disertai mual bisa jadi mengindikasikan masalah kesehatan serius yang membutuhkan penanganan medis, bukan hanya masalah pencernaan sementara.

Sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times pada Kamis (12/1), dokter ahli anestesi dan pengobatan nyeri Kunal Sood mengatakan bahwa nyeri tajam dan menusuk di perut setelah makan kadang terjadi karena batu empedu.

Ket. Foto: Ilustrasi sakit perut. — Sumber: Antara/Pexels

"Batu empedu adalah gumpalan padat yang terbentuk di dalam kantung empedu ketika empedu menjadi terlalu pekat, biasanya dengan kolesterol atau pigmen," katanya.

Ia mengatakan bahwa batu empedu bisa menyebabkan rasa sakit yang hebat kalau menyumbat saluran empedu.

"Penyumbatan tersebut menyebabkan kolik bilier, yaitu nyeri tajam dan hebat yang sering terasa di perut kanan atas atau punggung atas, biasanya setelah makan makanan yang sangat berlemak," ia menjelaskan.

"Hal ini dapat disertai mual atau muntah. Dan begitu mulai, rasa sakitnya dapat berlangsung selama berjam-jam," ia menambahkan.

Menurut dr. Sood, batu empedu lebih umum terjadi pada perempuan, orang yang kelebihan berat badan, penderita diabetes, dan siapa pun yang mengalami perubahan berat badan cepat, termasuk penurunan berat badan secara cepat.

Dia menyampaikan bahwa kalau serangan nyeri tajam di perut terus berulang beberapa kali seminggu, maka itu menandakan kantung empedu tidak berfungsi dengan baik.

"Diagnosis dilakukan melalui USG, yang dapat mendeteksi bahkan batu kecil atau tanda-tanda peradangan," katanya.

Ia mengemukakan bahwa batu empedu yang tidak menimbulkan gejala mungkin hanya perlu dipantau.

Namun, kalau sampai mengalami serangan yang menyakitkan atau berulang maka lebih baik berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Menurut dr. Sood, jika diperlukan maka pasien dengan batu empedu bisa direkomendasikan untuk menjalani kolesistektomi laparoskopi, operasi minimal invasif untuk mengangkat kantung empedu, di mana kantung empedu dan batunya diangkat melalui sayatan kecil.

"Setelah kantung empedu diangkat, empedu mengalir langsung ke usus, dan bagi kebanyakan orang, serangan yang menyakitkan tersebut akan berhenti sepenuhnya," katanya. Ant

  • sakit perut

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Dinkes Tangerang Dorong Penguatan Dukungan ASI Eksklusif untuk Ibu Bekerja

AS Beri Sanksi Ekonomi ke Iran dengan Targetkan Lima Sektor

Kasus Yogi ‘Starlink’ di Mentawai, Menkomdigi Pilih Jalur Pembinaan Ketimbang Pidana

Disperpusip Lebak Sebut Perpustakaan Keliling Tumbuhkan Minat Baca Warga

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Parimo Percepat Normalisasi Sungai

Produk UMKM Banyumas Raya Dilirik Buyer Afrika hingga AS, Peluang Ekspor Makin Terbuka

PLN Corner Hadir di Festival Musik Lapanada 2026, Kenalkan Beragam Layanan PLN.

Dorong Produktivitas Warga, PLN Mulai Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Pedalaman Rote Ndao

Maulid Nabi, Brimob Polda Sumut Bagikan Bantuan Pangan untuk Dhuafa dan Anak Yatim di Medan Tembung

Kinerja Keuangan BTN Juli 2026: Laba Bersih Merekah Rp2,51 Triliun berkat Efisiensi Bebas Bunga

AI Makin Canggih, Bukti Video dan Foto di Pengadilan Kini Jadi Sorotan

Polisi Berhasil Menangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Lestarikan Tradisi, Pemprov Babel Jadikan Nganggung sebagai Wisata Budaya

Dorong Kunjungan Wisata, Pasaman Barat Bina Pokdarwis untuk Beri Pelayanan Terbaik ke Wisatawan

Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Terhenti di Laga Pembukanya

Cegah Gagal Panen, BWS Sumatera VI Alirkan Air ke Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Sarolangun Jambi

Kepala Bapanas: 80-90% Beras Fortifikasi di Ritel Diduga Palsu

Permintaan Pasar Nusantara Stabil, Harga Ternak Sapi di Gorontalo Utara Tetap Tinggi

Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram Siapkan 3 Ton Beras Cadangan Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.