- Home
-
- Megapolitan
-
- Bogor Merawat Persatuan le...
Bogor Merawat Persatuan lewat Bakti Lintas Agama
Rabu, 14 Jan 2026, 01:41 WIBBOGOR â Persatuan dan kohesi sosial masyarakat Kota Bogor mesti terus dipupuk agar jauh dari perpecahan. Salah satu yang ditempuh melalui âBakti Lintas Agamaâ yang digelar di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bogor, Jawa Barat, Senin. âBakti lintas agama ini menjadi salah satu modal penting dalam memperkuat persatuan,â ujar Ketua Pelaksana Bakti Lintas Agama, Dede Supriatna.
Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai rangkaian aksi social. Ini mulai dari donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, doa lintas agama, hingga ceramah kebangsaan. Kegiatan diikuti masyarakat lintas iman dan generasi muda. Dede Supriatna menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap nilai persatuan dan toleransi.
âKegiatan Bakti Lintas Agama ini sebagai simbol persatuan, kesatuan, toleransi, dan solidaritas masyarakat,â ujar Dede. Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak harus menjadi penghalang rakyat untuk saling membantu dan bekerja sama dalam kehidupan. âPerbedaan bukanlah halangan untuk bisa saling tolong menolong. Bakti lintas agama adalah simbol persatuan dan kebersamaan,â tandasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan kunci utama dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga stabilitas sosial. âIni modalitas kita ke depan. Selama kita kompak, semua bisa diatasi dan dicari solusinya. Syukurlah sekarang sudah tidak ada lagi isu SARA yang beredar,â tutur Dedie.
Lebih jauh dia juga berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara konsisten agar semangat toleransi dan persaudaraan terus tumbuh di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.âSaya berharap ada generasi penerus yang melakukan kegiatan serupa. Jadi bukan hanya kumpul-kumpul biasa, tapi menjalin persahabatan. Inilah DNA Kota Bogor,â ujarnya.
Puncak kegiatan Bakti Lintas Agama ditutup dengan ceramah kebangsaan oleh ulama Luthfi bin Yahya. Dia menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Luthfi menjelaskan bahwa bendera Merah Putih memiliki makna mendalam sebagai simbol kedaulatan, harga diri, dan jati diri bangsa Indonesia.
âJadi, hormat kepada Merah Putih bukan cuma gerakan. Semua harus paham makna di balik bendera kebangsaan kita,â katanya. Dia juga menegaskan bahwa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat, bukan hanya pemerintah atau kelompok tertentu.Â
- Doa Lintas Agama
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.