Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BGN Kebut Dapur Makan Bergizi Gratis di Tulungagung, Target 100 Unit

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 18:36 WIB | Oleh:
BGN Kebut Dapur Makan Bergizi Gratis di Tulungagung, Target 100 Unit Doc: ANTARA/Destyan Sujarwoko
Ket. Sejumlah kendataan terparkir di halaman gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polres Tulungagung, Desa Sambirobyong, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (4/11).

TULUNGAGUNG - Badan Gizi Nasional (BGN) mempercepat pembukaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur guna memperluas cakupan penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang dalam pernyataannya dikutip di Tulungagung, Selasa, mengatakan saat ini terdapat 69 dapur SPPG yang telah beroperasi di Tulungagung.

Jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi 100 dapur untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

"Pembukaan dapur SPPG akan terus kami percepat, baik di Tulungagung maupun secara nasional, karena mulai 2026, ada penambahan sasaran penerima MBG," kata Nanik di Tulungagung.

Ia menjelaskan selain balita, pelajar, ibu hamil, dan ibu menyusui, penerima MBG akan diperluas ke kelompok lain, seperti tenaga pendidik, satpam, petugas kebersihan jalan, santri pondok pesantren yang belum terdata di Kementerian Agama, serta anak usia sekolah yang putus sekolah dan hidup di jalanan.

Menurut Nanik, pendataan calon penerima manfaat tambahan tersebut masih dilakukan melalui kerja sama lintas instansi, termasuk Kementerian Sosial dan Dinas Sosial.

"Untuk tenaga pendidik, sebagian sudah mulai menerima MBG sejak Desember 2025. Di Tulungagung baru 22 dapur SPPG yang melayani sasaran tersebut," ujarnya.

Secara nasional, Nanik menyebutkan saat ini terdapat 19.188 dapur SPPG yang telah beroperasi di berbagai daerah.

Pemerintah menargetkan jumlah dapur SPPG mencapai 30 ribu unit. Artinya, masih dibutuhkan sekitar 10.812 dapur tambahan untuk mendukung pemenuhan gizi nasional.

Karena itu, BGN terus mendorong percepatan pembukaan dapur SPPG agar target penerima manfaat MBG secara nasional dapat tercapai.

“Kami menargetkan pada Mei 2026, penerima MBG secara nasional bisa mencapai 82,9 juta jiwa, bahkan berpotensi bertambah seiring perluasan sasaran,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.