Berita Transfer Manchester United: Harga Mahal Bikin MU Batal Kejar Elliot Anderson
Selasa, 13 Jan 2026, 08:59 WIBMANCHESTER- Manchester United dikabarkan kecil kemungkinan melakukan langkah nyata untuk merekrut Elliot Anderson pada bursa transfer Januari. Laporan terbaru menyebutkan, tuntutan harga tinggi dari Nottingham Forest menjadi penghalang utama bagi Setan Merah untuk mengajukan penawaran resmi.
Pemecatan Ruben Amorim semakin menambah kekacauan di Old Trafford. Hingga kini belum jelas apakah MU akan aktif mendatangkan pemain baru bulan ini tanpa keberadaan pelatih permanen. Situasi tersebut membuat setiap keputusan transfer harus diambil dengan kehati-hatian ekstra.
Dalam beberapa pekan terakhir, MU santer dikaitkan dengan sejumlah gelandang muda potensial, termasuk Carlos Baleba dan Adam Wharton. Selain itu, nama Elliot Anderson, gelandang Nottingham Forest, juga masuk incaran. Namun menurut laporan The Athletic, sekalipun MU memiliki arah manajerial yang jelas, mereka tetap dinilai sulit mengamankan jasa Anderson. Harga yang dipatok Forest dianggap terlalu mahal dan berpotensi mengganggu kepatuhan klub terhadap regulasi keuangan.
Nottingham Forest saat ini berada di posisi ke-17 klasemen Liga Inggris dan telah berganti pelatih untuk ketiga kalinya musim ini, dengan Sean Dyche sebagai pelatih terbaru. Di tengah situasi klub yang tidak stabil, Anderson justru tampil menonjol.
Keunggulan utama pemain berusia 23 tahun itu terletak pada pengaruhnya yang konsisten, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan. Tidak ada gelandang Liga Inggris lain yang mencatat jarak progresif melalui umpan lebih jauh darinya musim ini. Selain itu, Anderson juga menempati peringkat ketiga terbanyak dalam kategori tekel sukses di liga, dengan 38 tekel.
Atletis, dinamis, dan memiliki paket kemampuan yang lengkap, Anderson dinilai cocok memperkuat banyak klub papan atas termasuk Manchester United, jika situasi finansial memungkinkan.
Pemecatan Amorim berpotensi menjadi hambatan serius bagi strategi transfer MU. Amorim dikenal sebagai salah satu pendukung utama sistem tiga bek di Liga Inggris dan menjadi satu-satunya pelatih dengan target Eropa yang tidak menggunakan skema empat bek.
Pelatih MU berikutnya hampir pasti akan kembali mengandalkan pertahanan empat pemain. Artinya, daftar target yang sempat disusun untuk sistem tiga bek harus ditinjau ulang. Kebutuhan gelandang di depan tiga bek jelas berbeda dibanding bermain di depan dua bek tengah, sehingga MU wajib memastikan rekrutan baru benar-benar sesuai dengan filosofi pelatih berikutnya.
Dalam konteks ini, Anderson relatif aman karena ia pernah bermain baik di depan tiga bek maupun empat bek sepanjang kariernya. Namun, tanda tanya masih menyelimuti target lain seperti Adam Wharton, mengingat Crystal Palace kerap menggunakan formasi tiga bek. MU pun dituntut tidak salah langkah agar tidak kembali menumpuk pemain yang kurang cocok dengan arah tim di masa depan.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Aston Villa Melangkah ke Final Liga Europa setelah Benamkan Nottingham Forest 4-0
-
Man United Selangkah Lagi Sepakati Transfer Ederson dari Atalanta, Segini Nilainya!
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
-
Marcus Rashford Buka Suara soal Masa Depannya di Barcelona usai Juara La Liga
-
Florentino Perez Bocorkan Jadwal Rilis Pemain Baru dan Pelatih Anyar Real Madrid
-
Manchester United Finis di Peringkat Tiga Usai Kalahkan Forest 3-2
-
Darwin Nunez Ditawarkan Kembali ke Liverpool, Iraola Dihadapkan pada Dilema Besar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.