Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Jakarta Utara Paksa 282 Warga Mengungsi, Air Capai 60 Cm

2 Senin, 12 Jan 2026, 20:12 WIB | Oleh:
Banjir Jakarta Utara Paksa 282 Warga Mengungsi, Air Capai 60 Cm Banjir Jakarta Utara Paksa 282 Warga Mengungsi, Air Capai 60 Cm Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakut
Ket. Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat membantu warga mendorong sepeda motor yang mogok akibat banjir di Jakarta Utara pada Senin (12/1).

JAKARTA - Banjir akibat hujan berintensitas tinggi merendam sejumlah wilayah di Jakarta Utara pada Senin, memaksa 282 warga dari dua kelurahan mengungsi ke masjid, musala, hingga fasilitas umum setempat.

“Lokasi pengungsian ada di Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, dan Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok hingga pukul 18.00 WIB,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta.

Di Kelurahan Lagoa ini ada 257 jiwa yang terdiri dari 256 kepala keluarga yang mengungsi di sejumlah lokasi. Lokasi pengungsiannya di Masjid Jamii Ar Ridho, Mushola Jamiyatul, Mushola Al Ikhlas, Kantor RW dan SDN 05 Kebon Bawang.

Sementara di Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja ada 25 jiwa dengan 12 kepala keluarga (KK). "Warga mengungsi di Masjid Al Barokah dan Sekretariat RW 05,” kata dia.

Saat ini ada sembilan RT di Jakarta Utara (Jakut) yang terendam banjir, yakni dua RT di Kelurahan Tanjung Priok dengan ketinggian air 20 sentimeter (cm).

Kemudian dua RT di Kelurahan Lagoa dengan ketinggian air setinggi 15 cm dan lima RT di Kelurahan Kebon Bawang yang terendam banjir setinggi 60 cm 

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).

Petugas gabungan tersebut dikerahkan untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.

“Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Perempuan Disiapkan Kredit Rp2,6 Triliun dengan Bunga Tetap

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perempuan Disiapkan Kredit ...

Memerangi Berita Bohong Menjadi Tugas Bersama

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Memerangi Berita Bohong Men...
Megapolitan
Program Bedah Rumah Merah P...

Telkom Percepat Adopsi AI di Segmen Enterprise

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Telkom Percepat Adopsi AI d...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.