Trump Mungkin Gunakan Tangan Israel untuk Menyerang Iran

Minggu, 11 Jan 2026, 13:27 WIB

JAKARTA – Masyarakat dunia dibuat khawatir akan kemungkinan serangan militer Amerika ke Iran. Namun, ada kemungkinan Amerika tak akan langsung menyerang Iran. Presiden AS Donald Trump cukup minta Israel untuk menyerang Teheran. Sebab Israel sudah biasa melepaskan serangan ke Iran.

Trump memang dikabarkan telah menerima paparan tentang berbagai opsi serangan terhadap Iran di tengah gelombang protes di Iran. Serangan oleh Israel juga akan meminimkan kecaman kepada Trump. Sedangkan Israel sudah terbiasa dengan kecaman internasional. Mengutip sejumlah pejabat senior AS, The New York Times (NYT) melaporkan bahwa Trump tengah mempertimbangkan secara serius opsi serangan tersebut tetapi belum mengambil keputusan final.

Ket. Foto: Iran mulai dipusingkan dengan gejolak internal — Sumber: ist

Menurut laporan RIA Novosti dari Moskow, Ahad, surat kabar AS itu menyebutkan bahwa opsi yang disampaikan kepada Trump mencakup serangan terhadap target non-militer di ibu kota Iran, Teheran.

Sebagian opsi melibatkan serangan terhadap aparat keamanan Iran yang menangani aksi protes. Namun, otoritas AS juga menyadari bahwa tindakan itu bisa berbalik arah dan memicu aksi balasan terhadap personel militer dan diplomat AS di Timur Tengah.

Seorang petinggi militer AS mengatakan kepada NYT, jika serangan ke Iran disetujui, para komandan di kawasan itu memerlukan waktu untuk menyiapkan pertahanan menghadapi kemungkinan serangan balasan.

Mengomentari laporan NYT itu, Gedung Putih merujuk pada pernyataan Trump sebelumnya yang memperingatkan otoritas Iran akan adanya konsekuensi jika ada demonstran yang tewas.

Pada Sabtu, ia menyatakan kesiapan AS untuk "membantu" Iran. Pada hari yang sama, Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979, mengunggah video di platform X yang menyerukan pemogokan umum di Iran.

Pahlavi menyebut tujuan protes itu sebagai persiapan merebut serta menduduki jalan dan fasilitas strategis. Sebelumnya, ia juga meminta Trump melakukan intervensi di Iran.

Sejak 8 Januari, gelombang unjuk rasa di Iran meningkat menyusul seruan Pahlavi itu. Video di media sosial memperlihatkan demonstrasi besar-besaran yang meluas. Pada hari yang sama, akses internet di Iran dikabarkan putus.

Aksi protes tersebut bermula pada akhir Desember 2025 akibat merosotnya nilai mata uang lokal. Para demonstran menyoroti fluktuasi tajam kurs rial dan dampaknya terhadap harga grosir dan eceran. Video aksi protes di Teheran dan kota-kota lain beredar di media sosial.

Di tengah situasi itu, Gubernur Bank Sentral Iran Mohammad-Reza Farzin mengundurkan diri. Di sejumlah kota, aksi protes meningkat menjadi bentrokan dengan polisi dan diiringi seruan untuk menentang sistem politik yang berlaku.

Jumlah korban tewas akibat protes di Iran telah meningkat menjadi 65 orang, menurut laporan Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia Iran (HRANA) pada Sabtu.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.