- Home
-
- Luar Negeri
-
- Dinilai Masih Belum Stabil...
Dinilai Masih Belum Stabil, AS Perintahkan Warganya Tinggalkan Venezuela
Minggu, 11 Jan 2026, 22:31 WIBWASHINGTON DC - Biro Urusan Konsuler Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Sabtu, memperingatkan bahwa seiring dengan dimulainya kembali penerbangan internasional, warga negara AS di Venezuela "harus segera meninggalkan negara itu."
Biro tersebut dalam sebuah unggahan di X mengatakan bahwa situasi keamanan di Venezuela "masih tidak stabil" dan adanya "laporan tentang kelompok-kelompok milisi bersenjata, yang dikenal sebagai colectivos, mendirikan blokade jalan dan memeriksa kendaraan untuk mencari bukti apakah ada yang berkewarganegaraan AS atau mendukung AS."
Warga negara AS diimbau untuk "tetap waspada dan berhati-hati" saat melakukan perjalanan darat, serta memantau komunikasi dan situs web maskapai penerbangan untuk mendapatkan informasi terbaru.
"Venezuela memiliki level Peringatan Perjalanan tertinggi -- Level 4: Jangan Bepergian -- karena adanya risiko serius bagi warga AS, termasuk penahanan ilegal, penyiksaan selama penahanan, terorisme, penculikan, penegakan hukum lokal secara sewenang-wenang, kejahatan, kerusuhan sipil, dan infrastruktur kesehatan yang buruk," papar biro tersebut.
AS melancarkan operasi militer berskala besar terhadap Venezuela pada 3 Januari dini hari waktu setempat, dan kemudian menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya. Serangan tersebut menuai kecaman dan kekhawatiran dari seluruh dunia. Ant/Xinhua
- donald trump
- caracas
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Donald Trump Ikut Buka Suara! Hukuman Balogun Mendadak Dicabut FIFA Sebelum Babak 16 Besar
-
AS Harus Luncurkan 7.800 Satelit Demi Wujudkan Ambisi Golden Dome
-
Korsel Desak Trump Pimpin Penyelesaian Damai dengan Korut
-
Uji Ketahanan dan Fisik Prajurit, Lanud Sjamsudin Noor Gelar Garjas Semester I Tahun 2026.
-
Trump Klaim Investasi Manufaktur AS Capai US$19,2 Triliun, AI Disebut Bakal Menguras Listrik Amerika
-
Tembus Blokade Gaza, Dompet Dhuafa Kemas Daging Kurban Jadi Kalengan untuk Palestina
-
Trump Ancam Pungut Tarif 100 Persen Imbas Pajak Jasa Digital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.