Bersaing di Pasar Internasional, KNMP di Bulukumba Sulsel Lakukan Ekspor Perikanan Perdana
Minggu, 11 Jan 2026, 23:20 WIBJAKARTA- Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) terbukti membantu menggerakan ekonomi perikanan di Kabupaten Bulukamba, Sulawesi Selatan. Hampir 1 ton ikan ikan segar hasil tangkapan nelayan pesisir KNMP Bentenge, diekspor ke Arab Saudi.
Pelepasan ekspor pertama kalinya ikan segar dari Bulukumba ke Arab Saudi berlangsung kemarin di KNMP Bentenge. Ikan dibawa menggunakan mobil pendingin fasilitas KNMP Benteng menuju Makassar untuk selanjutnya diterbangkan ke Jeddah, Arab Saudi di hari yang sama.
âInilah yang kami ingin hadirkan dari program KNMP, yakni bagaimana meningkatkan produktivitas masyarakat termasuk jangkauan pasarnya. Dari yang tadinya lokal kini merambah pasar internasional,â ungkap Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP Trian Yunanda di Jakarta, Sabtu (10/1).
Trian menambahkan, pembangunan infrastruktur KNMP Bulukumba sudah masuk tahap penyelesaian. KKP juga telah mengirimkan fasilitas pendukung termasuk mobil pendingin, kapal, mesin kapal hingga alat tangkap untuk dikelola oleh koperasi nantinya.
KNMP Bentenge di Bulukumba memiliki infrastruktur perikanan lengkap meliputi tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, SPBUN, bengkel kapal, kios perbekalan, hingga balai nelayan. Ada juga fasilitas rantai dingin meliputi pabrik es portabel, mobil pendingin, coolbox, serta gudang beku.
âSetelah beroperasi harapan kami produktivitas perikanan di Bulukumba bisa lebih meningkat menjangkau pasar yang lebih luas. Karena potensi perikanan besar sekali dan masyarakatnya juga produktif,â pungkas Trian.
KNMP Jadi Pusat Perikanan
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba Muh. Thaiyeb Maningkasi menyebut kehadiran KNMP akan mendukung pengembangan sektor perikanan di sana. Pemda siap menjadikan KNMP Bantenge di Kecamatan Ujung Bulu sebagai pusat perikanan karena fasiltiasnya yang lengkap.
âBapak Bupati fokus sekali mengembangkan sektor perikanan sehingga kehadiran KNMP ini sangat membantu. Jika sudah beroperasi penuh, nanti aktivitas perikanan akan kami pusatkan di sana,â ungkap Thaiyeb.
Thaiyeb optimis ikan tangkapan nelayan Bulukamba akan terus merambah pasar ekspor. Setelah ekspor perdana hampir 1 ton ikan kerapu macan dan tenggiri ke Arab Saudi, eksportir menawarkan tambahan permintaan menjadi 2,5 ton ikan per hari.Â
Menurutnya tawaran tersebut peluang bagus untuk meningkatkan ekonomi perikanan Kabupaten Bulukamba. Fasilitas perikanan yang ada di KNMP seperti cold storage, mobil pendingin dapat membantu pemerintah daerah dan nelayan memenuhi besarnya permintaan tersebut.
âSelain ikan kerapu jenis macan, ada kerapu-kerapu lain di sini. Kami juga penghasil ikan kakap merah, layang, dan ikan-ikan karang lainnya yang semuanya punya nilai jual tinggi,â pungkas Thaiyeb.
- Arab Saudi
- Bulukumpa
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
- Kampung Nelayan Merah Putih.
- sulawesi selatan
- ekspor perikanan indonesia
- KNMP
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Setelah 8 Bulan Ditutup, Ekspor Udang RI ke Arab Saudi Kembali Dibuka
-
KKP Awasi Ketat Pemanfaatan Ruang Laut Kawasan Kura-Kura Bali
-
Kabar Baik Buat Investor! KKP Jamin Izin Pemanfaatan Laut Lebih Cepat dan Jelas
-
KKP Buka Jalan! Ikan dari KNMP dan Budidaya Tematik Masuk SPPG hingga Ritel Modern
-
AS Cabut Larangan, Rajungan Gillnet RI Bebas Masuk Pasar AS Lagi
-
Perangi Pencurian Ikan Lintas Negara! KKP Gaspol Latih Pengawas Perikanan se-Asia
-
KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China: Eksportir Diminta Jaga Keamanan Pangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.