Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

9 Cara Praktis Menjaga Kesehatan Mental dan Menyegarkan Pikiran

📅 Sabtu, 10 Jan 2026, 15:07 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Orang yang lebih banyak bersosialisasi lebih tahan terhadap penurunan kognitif seiring bertambahnya usia,” kata Ben Rein, seorang ahli saraf dan penulis buku Why Brains Need Friends.

5. Jalan-jalan ke Hutan

Merasa konsentrasi Anda menurun? Beristirahatlan di alam. Studi menunjukkan bahwa berada di luar ruangan meningkatkan perhatian, kreativitas, dan suasana hati. Para peneliti berpendapat hal itu mungkin karena berada di sekitar pepohonan, air, bebatuan, dan fitur alam lainnya "sangat menarik," memungkinkan otak kita untuk beristirahat dan menyegarkan diri tanpa merasa bosan.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan tahun lalu, orang yang berjalan-jalan di arboretum menunjukkan kinerja yang lebih baik dalam tes kognitif dibandingkan dengan mereka yang berjalan-jalan di kampus medis perkotaan.

Kelompok di arboretum juga menunjukkan aktivitas otak yang lebih rendah setelah berjalan-jalan, diikuti oleh lonjakan yang lebih besar saat mereka melakukan tugas perhatian. Hal itu menunjukkan bahwa otak beristirahat "dan kemudian kembali aktif lebih efisien dan lebih kuat dari sebelumnya setelah terpapar alam," kata Amy McDonnell, seorang peneliti pascadoktoral di Universitas Utah yang melakukan penelitian ini.

6. Jauhi Ponsel Anda

Clare Morell, penulis buku The Tech Exit, merekomendasikan agar menyisihkan satu hari setiap minggu untuk menjauh dari ponsel. Jika Anda menerima panggilan, Anda dapat melihat siapa yang menelepon, untuk berjaga-jaga jika terjadi keadaan darurat. Namun selain itu, ponsel Anda tetap berada di tempat yang tidak terlihat.

Dr. Jason Nagata, seorang dokter anak dan profesor madya di Universitas California, San Francisco, menyarankan untuk menempatkan lebih banyak penghalang fisik antara diri Anda dan teknologi. Misalnya, ia memprioritaskan berenang untuk latihan musim panasnya karena kolam renang secara alami merupakan zona bebas ponsel.

7. Pakai Penutup Telinga

Orang lanjut usia dengan gangguan pendengaran memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia . Para ilmuwan berpendapat hal itu mungkin karena bagian otak yang memproses pendengaran berdekatan dengan bagian yang bertanggung jawab atas ingatan, dan dengan berkurangnya rangsangan yang masuk, wilayah tersebut dapat mengalami atrofi. Orang yang mengalami gangguan pendengaran juga cenderung menarik diri dari kegiatan sosial yang dapat menjaga pikiran mereka tetap aktif.

Untuk melindungi kemampuan otak Anda dalam memproses sinyal sensorik, gunakan penyubat telinga atau penutup telinga peredam suara saat Anda berada di sekitar suara keras, kata Dr. Elizabeth Bevins, seorang ahli neurologi di UC San Diego Health. Selain itu, orang yang berusia di atas 50 tahun, dan siapa pun yang sering terpapar suara keras, sebaiknya menjalani tes pendengaran setiap satu hingga tiga tahun, katanya.

8. Tidur Berkualitas

Hampir semua jenis tidur bermanfaat bagi otak Anda, tetapi para ilmuwan berpendapat bahwa dua tahapan –  tidur nyenyak dan tidur gerakan mata cepat (atau REM) –  sangat penting untuk fungsi kognitif dan pemulihan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.