Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenekraf Jajaki Kerja Sama dengan Radio untuk Distribusi Informasi

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 18:57 WIB | Oleh:
Kemenekraf Jajaki Kerja Sama dengan Radio untuk Distribusi Informasi Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat melakukan kunjungan ke kantor Elshinta.

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki kemitraan strategis dengan Radio Elshinta untuk memperkuat peran radio sebagai pilar dalam ekosistem ekonomi kreatif nasional.

“Kementerian Ekonomi Kreatif siap berkolaborasi dengan Elshinta untuk memperluas jangkauan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat. Kehadiran media seperti Elshinta sangat penting dalam menguatkan ekosistem ekonomi kreatif, terutama sebagai sarana penyebaran gagasan, edukasi, dan interaksi yang membangun,” kata Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (16/9).

Kerja sama itu juga bertujuan untuk memanfaatkan jangkauan dan mendistribusikan informasi yang akurat dan mendorong partisipasi publik dalam program-program kekinian.

Riefky menegaskan bahwa Kementerian Ekraf telah melakukan sejumlah kerja sama yang terus dihilirisasi agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para mitra strategi, hilirisasi ini mencakup kolaborasi lintas sektor dengan pendekatan hexahelix, yaitu dengan asosiasi, swasta, akademisi, hingga lembaga keuangan yang berperan penting dalam mendukung keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif.

“Dalam 10 bulan terakhir, kami sudah menandatangani berbagai MoU dengan mitra strategis, dan yang terpenting adalah bagaimana MoU tersebut bisa diimplementasikan hingga ke level komunitas, pelaku usaha, maupun media,” ujar Menteri Ekraf.

Penyiar berita senior Elshinta sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Penyiar Radio Seluruh Indonesia (PERSIARI), Suwiryo, menyoroti tantangan disrupsi digital yang dihadapi para pegiat industri radio khususnya di daerah.

Ia menilai sinergi pemerintah dengan ekosistem industri radio, termasuk asosiasi, dapat menjadi kunci untuk menghasilkan talenta yang lebih berkualitas dan adaptif dengan perubahan zaman.

“Para pegiat kreatif radio di daerah sebenarnya sudah cukup teredukasi terutama terkait pergeseran tren radio ke platform digital, yang mereka butuhkan adalah pendampingan. Kami berharap Kementerian Ekraf bersama Radio Elshinta dan asosiasi profesi seperti PERSIARI dapat menciptakan program pelatihan yang mendorong lahirnya talenta radio yang lebih adaptif, berkualitas, dan siap menghadapi perubahan zaman,” jelas Suwiryo.

Sementara itu, Wakil Pemimpin Redaksi Elshinta, D.S. Krisanti menegaskan pentingnya sinergi antara media dan pemerintah dalam menyebarluaskan capaian serta program Kementerian Ekraf.

Menurutnya, keterbukaan informasi yang jelas dan menjangkau masyarakat luas akan memperkuat partisipasi publik sekaligus mendukung ekosistem ekonomi kreatif nasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.