• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Saluran Musik MTV Tutup, K...

Saluran Musik MTV Tutup, Kini Hadir MTV Rewind

Kamis, 08 Jan 2026, 08:20 WIB

JAKARTA - Penutupan permanen seluruh saluran musik MTV di sejumlah wilayah termasuk Inggris, Irlandia, dan Australia pada awal 2026 telah memicu hadirnya situs arsip independen "MTV Rewind" yang menyajikan lebih dari 33.000 video musik klasik bagi para penggemar yang merindukan konten musik murni.

Pendiri yang menggunakan identitas anonim FlexasaurusRex La Creme melalui akun media sosialnya di X, dilansir dari laman Billboard pada Rabu (7/1) menyebutkan membangunnya akun tersebut dalam 48 jam, dan menyajikan aneka video musik tanpa iklan, tanpa algoritma, dan sepenuhnya gratis.

Ket. Foto: Billboard — Sumber: MTV Rewind

Keputusan induk perusahaan Paramount Global untuk menghentikan siaran MTV Music, MTV ’80s, MTV Live, Club MTV, dan MTV ’90s di wilayah Inggris, Irlandia, dan Australia merupakan bagian dari upaya efisiensi biaya perusahaan sebesar 500 juta dolar AS.

Langkah itu menandai berakhirnya era siaran musik linear di wilayah-wilayah tersebut, meskipun merek MTV secara global tetap bertahan dengan fokus utama pada program realitas.

Merespons itu, situs MTV Rewind menawarkan koleksi video musik masif tanpa gangguan iklan yang mencakup era 1970-an hingga 2020-an.

Halaman utama situs itu secara khusus memutar rekaman perdana siaran MTV pada 1 Agustus 1981, lengkap dengan audio lagu pertama "Video Killed the Radio Star" dari grup musik The Buggles.

Pengguna diajak bernostalgia ke masa jaya MTV saat klip video dari Pat Benatar, Rod Stewart, The Pretenders, REO Speedwagon, hingga The Cars masih sering diputar, jauh sebelum platform tersebut didominasi oleh program realitas dan komedi situasi lainnya sejak akhir 1990-an.

Situs ini juga mempertahankan format televisi konvensional di mana penonton tidak bisa memilih urutan lagu, meski tetap disediakan fitur untuk mempercepat atau mengulang tayangan sesuka hati.

Proyek yang didukung oleh basis data IMVDb (Internet Music Video Database) itu berdiri sebagai platform non-komersial independen yang tidak memiliki afiliasi resmi dengan Paramount Global, Viacom, maupun MTV.

Seluruh konten video yang ditampilkan bersumber dari platform YouTube, yang secara ironis dahulu dianggap sebagai salah satu penyebab matinya saluran musik 24 jam milik MTV, namun kini justru menjadi pilar utama bagi upaya pelestarian sejarah video musik dunia secara cuma-cuma melalui proyek ini.

Hingga saat ini, pihak Paramount Global belum memberikan tanggapan resmi terkait munculnya situs pengarsipan mandiri tersebut.

  • MTV Music Channel

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.