Kapal Tanker Russia Disita, Moskow Sebut Militer AS Melanggar Konvensi Maritim PBB 

Kamis, 08 Jan 2026, 14:20 WIB

JAKARTA - Kementerian Transportasi Russia telah mengkonfirmasi bahwa kapal tanker minyak ‘Marinera’ telah ditangkap dan disita oleh militer AS.

Sebelumnya pada hari Rabu (7/1), Komando Eropa AS mengumumkan telah mengambil alih kapal tersebut, yang sebelumnya bernama ‘Bella 1’, karena dugaan “pelanggaran sanksi AS.”

Ket. Foto: AS pada hari Rabu (7/1/2026) mengumumkan penyitaan kapal M/V Bella 1 karena pelanggaran sanksi AS. Kapal tersebut disita di Atlantik Utara berdasarkan surat perintah yang dikeluarkan pengadilan federal AS setelah dilacak oleh USCGC Munro. — Sumber: X/@US_EUCOM

Kapal tanker tersebut dinaiki oleh personel militer AS “di laut lepas di luar perairan teritorial negara mana pun,” dan bahwa “kontak dengan kapal tersebut hilang,” kata Kementerian Transportasi Russia, seperti dilaporkan RT.

“Pada 24 Desember 2025, Marinera menerima izin sementara untuk mengibarkan bendera Russia, yang dikeluarkan sesuai dengan hukum Russia dan internasional,” kata kementerian tersebut. Serangan terhadap kapal tersebut melanggar Konvensi PBB tentang Hukum Laut, yang menjamin kebebasan navigasi di perairan internasional.

Kementerian Luar Negeri Russia mengatakan telah “memantau dengan cermat” situasi di sekitar kapal tanker tersebut. Kementerian tersebut mencatat, warga negara Russia diyakini termasuk di antara awak kapal tersebut, dan mendesak AS untuk memastikan "perlakuan manusiawi dan bermartabat" terhadap para pelaut yang ditangkap dan untuk "memungkinkan mereka kembali ke rumah secepat mungkin."

Kapal tanker itu pertama kali menjadi target AS akhir tahun lalu setelah dilaporkan mencoba mendekati Venezuela. Pada saat itu, Penjaga Pantai AS mencoba menaiki kapal tersebut, namun awak kapal menolak untuk mengizinkan siapa pun naik dan berbalik arah menuju Atlantik. Selama pengejaran, kapal tersebut mengubah namanya dan beralih ke bendera Russia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.