Cuaca Ekstrem, Kemlu RI Imbau WNI di Belanda Waspada

Kamis, 08 Jan 2026, 08:30 WIB

JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di Belanda untuk tetap waspada di tengah cuaca ekstrem yang melanda Eropa meski saat ini berada dalam keadaan aman.

“Hingga saat ini, tidak terdapat laporan WNI yang terdampak signifikan, selain hambatan pada transportasi publik,” menurut pernyataan tertulis Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI di Jakarta, Rabu (7/1).

Ket. Foto: Setidaknya empat orang dilaporkan tewas di Amerika Serikat akibat badai salju yang melanda negara tersebut, menurut laporan NBC News. — Sumber: ANTARA/Anadolu

Menurut pernyataan itu, Kemlu RI menghimbau para WNI untuk memantau informasi cuaca dari sumber pemerintah setempat, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, serta menghubungi 112 dalam keadaan darurat.

Kemlu RI menyampaikan bahwa guna menghadapi cuaca ekstrem berupa salju dan es di Belanda, pada Rabu (7/1), Badan Meteorologi Belanda (KNMI) telah mengeluarkan peringatan Kode Oranye untuk hampir seluruh wilayah dengan pengecualian Kode Kuning di Limburg dan Kepulauan Wadden.

Kemlu RI melalui Kedutaan Besar RI (KBRI) Den Haag melakukan pemantauan intensif, berkoordinasi dengan otoritas setempat, serta menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada WNI dan diaspora Indonesia melalui kanal resmi.

Kemlu RI juga mengimbau para WNI yang ada di Belanda untuk memanfaatkan hotline KBRI di +31 6 288 60 509 untuk kekonsuleran dan di +31 6 828 4 9252 untuk keimigrasian darurat.

“KBRI akan terus melakukan langkah antisipatif guna memastikan keselamatan serta pelindungan WNI di wilayah akreditasi,” tambah pernyataan itu.

Menurut NL Times, pada Rabu (7/1) menandai hari keenam berturut-turut cuaca musim dingin bersalju di Belanda dan juga hari keenam pembatalan massal di Bandara Schipol, di mana bandara telah membatalkan 718 penerbangan di hari yang sama.

Peringatan oranye dikeluarkan saat cuaca berbahaya berpotensi besar menimbulkan gangguan, kerusakan, atau cedera serius, seperti akibat salju dan jalan licin, sedangkan Kode Kuning menandakan risiko sedang yang memerlukan peningkatan kewaspadaan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.