Prabowo Pasang Target Ambisius: Bangun 1.100 KNMP dan Kejar Swasembada Pangan 2026
Rabu, 07 Jan 2026, 15:25 WIBJAKARTA â Pembangunan kampung nelayan bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi merupakan investasi penting dalam sumber daya manusia, ekonomi lokal, dan masa depan pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan di Indonesia.
Pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan, tempat pelelangan ikan (TPI), dan fasilitas pengolahan dapat meningkatkan efisiensi kerja nelayan, mengurangi biaya operasional, dan memberikan nilai tambah pada hasil tangkapan mereka. Hal ini secara langsung meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat nelayan.
Dengan mengoptimalkan produksi perikanan melalui fasilitas yang lebih baik, ketersediaan pasokan ikan lokal menjadi lebih stabil. Ini berkontribusi pada ketahanan pangan nasional dan membantu menjaga stabilitas harga pangan di pasar lokal.
Kampung nelayan sering kali berada di daerah terpencil atau pesisir yang kurang terlayani. Pembangunan di area ini membantu mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, memastikan distribusi manfaat pembangunan yang lebih adil.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan tidak hanya di sektor pertanian, salah satunya melalui pembangunan kampung nelayan di berbagai daerah Indonesia.
Dalam sambutannya pada kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat yang dipantau melalui siaran langsung Sekretariat Presiden, Rabu (7/1), Prabowo menargetkan akan membangun 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun ini.
"Tahun 2026 ini kita targetkan 1.100 desa nelayan. Tahun-tahun depan mungkin lebih banyak lagi," ujar Prabowo.
Presiden RI menyampaikan bahwa Indonesia harus mencapai swasembada pangan, termasuk swasembada protein hewani dari ternak dan ikan.
Untuk itu, pemerintah akan membuka ribuan desa nelayan serta mengembangkan ratusan sentra budidaya ikan di seluruh tanah air.
Pemerintah juga akan membangun sektor peternakan secara besar-besaran di seluruh Indonesia.
Menurut Presiden, pemenuhan kebutuhan protein sangat penting bagi masa depan bangsa.
Ia menekankan bahwa anak-anak Indonesia harus mendapatkan asupan protein yang cukup agar dapat tumbuh kuat, sehat, dan cerdas.
"Rakyat kita, anak-anak kita harus makan protein yang banyak. Dia harus tumbuh kuat, tumbuh pintar dan tumbuh menjadi masa depan Indonesia yang hebat," ujarnya.
Kepala Negara juga mengungkapkan optimisme terhadap rencana besar pemerintah tersebut.
Ia menyebut dorongan dan energi yang dirasakannya semakin kuat setelah melihat langsung peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan.
"Saya melihat tadi penghasilan petani kita naik dan saya juga dapat laporan dari Menteri Kelautan (Sakti Wahyu Trenggono), hasil daripada nelayan-nelayan kita juga naik dan tahun-tahun mendatang akan lebih naik lagi," imbuhnya.
- swasembada pangan
- Kampung Nelayan Merah Putih
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Galaxy S26 Dikonfirmasi Samsung Didukung Komunikasi Satelit, Bisa Tetap Dipakai Jika Jaringan Telekomunikasi Tradisional Tak Tersedia
-
Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe
-
300 Anak Ditarget Baznas Sumedang Terima Baju Lebaran 2026 Melalui Program Belanja Anak Yatim
-
Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Model Kemandirian Pesisir
-
Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Hormat untuk Nelayan: Berjuang di Laut Demi Keluarga.
-
Pembangunan KNMP untuk Pemberdayaan Masyarakat Nelayan di Pesisir Danau Sentani
-
Teknologi Benih Baru Siap Lindungi Jagung Nasional dari Serangan Ulat Grayak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.