Kapolda Sulawesi Utara Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Dampak Cuaca Ekstrem
Rabu, 07 Jan 2026, 07:48 WIBMANADO â Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Roycke Langie kembali mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
âKami mengimbau masyarakat selalu memantau informasi peringatan dini terkini dari BMKG serta mengikuti arahan dan petunjuk aparat di lapangan. Utamakan keselamatan dan hindari aktivitas yang berisiko saat cuaca buruk,â ucap Kapolda Roycke, di Manado, Rabu (07/1).
Ia meminta warga agar masyarakat berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama di wilayah rawan banjir, longsor, pohon tumbang, dan gelombang tinggi.
Polda Sulut juga telah menginstruksikan jajaran di wilayah untuk siaga dan melakukan langkah antisipasi guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung.
Sebelumnya, Polda Sulawesi Utara telah menggelar apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di wilayah Sulawesi Utara, yang dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie.
Kapolda mengatakan apel kesiapsiagaan tersebut penting karena letak geografis dan topografi wilayah Sulawesi Utara sangat beragam dan rentan dengan bencana.
âKita ketahui bahwa letak geografis dan topografi Sulut sangat beragam, ada pegunungan, ada lautan, dan areal yang sangat rentan dengan bencana. Apalagi Sulut berbatasan dengan wilayah laut lepas,â ucap Kapolda.
Menurut Kapolda, apel kesiapsiagaan merupakan bagian dari pada tugas kepolisian karena ketika bencana terjadi kepolisian harus hadir melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda, dan keadaan lingkungan supaya tidak rusak.
"Ini juga merupakan bentuk kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat,â ucap Kapolda Roycke Langie.
- Cuaca Ekstrem
- Kapolda Sulawesi Utara
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa BMKG Belum Bisa Laksanakan Operasi Modifikasi Cuaca Meski Karhutla Meluas
-
Cuaca Ekstrem, Kamboja Keluarkan Peringatan Perjalanan Laut, Dampak 3 Siklon Mengintai
-
Sekolah Rakyat Belum Kompak Berjalan, Persoalan Teknis Jadi Penghalang
-
Pos Lantas Dilempar Molotov, Polda Jatim Pastikan Surabaya Tetap Kondusif
-
Bank Dunia Bakal Hentikan Pinjaman ke Tiongkok pada 2031, Ini Sikap Beijing
-
Ciptakan Nilai Bermakna dan Berkelanjutan bagi Nasabah, CIMB Niaga Dorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas
-
Ekonomi Dinilai Sulit Tumbuh di Atas 5 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.