- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur Pramono Pastikan ...
Gubernur Pramono Pastikan Pembongkaran Tiang Monorel Tanpa Ganggu Lalu Lintas
Selasa, 06 Jan 2026, 18:50 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembongkaran tiang monorel mangkrak di kawasan HR Rasuna Said dan Senayan tidak akan mengganggu aktivitas lalu lintas. Meski berada di kawasan dengan mobilitas tinggi, Pemprov DKI menjamin proses pembongkaran tetap berjalan tanpa penutupan jalan.
Pramono menegaskan, pengalaman Dinas Bina Marga menjadi modal utama dalam mengatur teknis pembongkaran di lapangan. Menurutnya, pekerjaan infrastruktur di kawasan padat bukan hal baru bagi jajaran Pemprov DKI Jakarta.
"Tidak dilakukan penutupan jalan, jadi yang dibongkar tetap dilakukan," ujar Pramono saat ditemui di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (6/1/2026).
Ia menambahkan bahwa Bina Marga akan berkoordinasi penuh agar lalu lintas tetap lancar selama proses berlangsung.
Rencana pembongkaran mencakup sekitar 90 tiang monorel yang selama ini terbengkalai dan dinilai mengganggu estetika kota. Lokasi pembongkaran meliputi koridor utama seperti HR Rasuna Said dan kawasan Senayan.
"Untuk pembongkaran monorel akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu," kata Pramono.
Ia menyebut jadwal tersebut dipilih agar persiapan teknis bisa dilakukan secara matang.
Pembongkaran ini akan dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga. Pemprov tidak lagi menunggu pihak swasta untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
"Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri," ucap Pramono.
Tiang monorel tersebut sebelumnya merupakan bagian dari proyek transportasi massal yang mangkrak selama bertahun-tahun. Keberadaannya kerap dikeluhkan masyarakat karena dinilai mengganggu tata kota dan keselamatan pengguna jalan.
Pramono menyebut seluruh proses pembongkaran akan memperhatikan aspek keselamatan dan manajemen lalu lintas. Ia memastikan tidak akan ada penutupan ruas jalan utama selama pekerjaan berlangsung.
"Nanti akan kami taruh di mana, tempat yang dibongkar menjadi kewenangan Jakarta sepenuhnya," ujar Pramono.
Penentuan lokasi penyimpanan material akan disesuaikan dengan kebutuhan dan perencanaan Pemprov ke depan. Opsi pemanfaatan ulang maupun penempatan sementara masih akan dikaji oleh dinas terkait.
Langkah pembongkaran ini menjadi bagian dari upaya penataan ulang infrastruktur kota yang terbengkalai. Pemprov DKI ingin memastikan ruang publik Jakarta lebih rapi, aman, dan fungsional.
Dengan pembongkaran tanpa penutupan jalan, Pemprov berharap aktivitas warga tetap berjalan normal. Kebijakan ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menuntaskan persoalan lama tanpa menambah masalah baru.
- infrastruktur
- Dinas Bina Marga DKI Jakarta
- Pemprov DKI Jakarta
- Gubernur DKI Pramono Anung
- Lalu Lintas Jakarta
- Tiang Monorel Rasuna Said
- Tiang Monorel Mangkrak
- rasuna said
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Jakarta IP Market 2026 Resmi Dibuka, Dorong IP Lokal Tembus Global
-
Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua: Juara 1 Dapat Hadiah Bantuan Rp3 Miliar
-
Pemprov DKI Resmikan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026
-
Buka JEFF 2026 di Balai Kota, Gubernur Pramono Anung Terima Rekor MURI
-
Jakarta Robotic Games Jadi Agenda Tahunan, Gubernur Pramono: Cetak Talenta AI
-
Color of Jakarta 2026: Gubernur Pramono Janjikan Transportasi Gratis 5 Hari di HUT 500 Jakarta
-
Kemendagri Beri Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Regional Papua di Jayapura
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.