Penangkapan Maduro adalah Operasi Terbesar yang Pernah Dilakukan Delta Force: Seberapa Kuatkah Unit Rahasia Ini?

Senin, 05 Jan 2026, 00:06 WIB

WASHINGTON DC - Detasemen Operasional Pasukan Khusus ke-1 Angkatan Darat AS, yang lebih dikenal sebagai Delta Force, telah berhasil melakukan penyusupan ke ibu kota Venezuela, Caracas, dan menangkap presidennya, Nicolas Maduro, pada Sabtu (3/1) dini hari.  Operasi ini adalah yang kedua dalam sejarah unit operasi khusus yang diluncurkan untuk menangkap kepala negara, dengan penangkapan presiden negara besar dan kaya sumber daya menjadikannya misi paling terkenal dalam sejarah pasukan tersebut. Yang pertama adalah penangkapan Presiden Panama Manuel Noriega pada Desember 1989 selama Operasi Just Cause. 

Dari Defence Blog, pada konferensi pers Sabtu pagi, Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine menguraikan detail operasi AS di Venezuela. Menurut pernyataannya, misi yang diberi nama Operasi “Absolute Resolve” ini melibatkan peluncuran 150 pesawat menuju Venezuela dari 20 pangkalan di seluruh Belahan Bumi Barat.

Ket. Foto: Operator Delta Force terkenal karena standar fisik dan psikologisnya yang tinggi, dengan proses seleksinya lmenekankan pengambilan keputusan independen, dan navigasi sendirian di bawah tekanan. — Sumber: Istimewa

Jenderal Caine mengatakan bahwa pasukan evakuasi yang terdiri dari helikopter dan tim darat mendekati kompleks kediaman Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada pukul 01:01 Waktu Bagian Timur pada tanggal 3 Januari, dengan tujuan yang dinyatakan untuk menangkap Maduro dan istrinya.

Dia mengatakan pasukan tersebut dilindungi oleh payung udara yang luas yang mencakup pesawat F-22, F-35, F/A-18, EA-18, dan E-2, serta pesawat pembom B-1 dan sistem tanpa awak.

Dari Military Watch, tidak seperti unit pasukan khusus lainnya seperti US Navy SEALs, sedikit informasi yang dipublikasikan mengenai sejarah operasi Delta Force. Dikonfirmasi bahwa mereka memainkan peran penting dalam Operasi Urgent Fury, invasi Amerika Serikat ke Grenada pada tahun 1983.

Unit yang diterjunkan dilengkapi dengan mesin las khusus untuk menembus pintu baja "save room" Maduro. Meskipun dilaporkan sejumlah personil terluka oleh tembakan pengawal Maduro, namun keberhasilan mereka menculik pemimpin Venezuela dengan kilat  tanpa satu pun prajurit yang tewas menunjukkan kelas Delta Force. 

Didirikan pada tahun 1977, struktur Delta Force dipengaruhi oleh struktur Special Air Service (SAS) Inggris, tempat pendirinya, Kolonel Charlie Beckwith, bertugas sebagai perwira pertukaran sebelum Perang Vietnam. Sementara sebagian besar pasukan khusus Barat merupakan unit multi-peran, Delta secara khusus berfokus pada eliminasi atau penangkapan target bernilai tinggi, dan pada penyamaran aksi langsung, sementara tidak dikerahkan untuk pengintaian atau patroli skala besar.

Unit ini terkenal karena standar fisik dan psikologisnya yang tinggi, dengan proses seleksinya yang dilaporkan menekankan pengambilan keputusan independen, navigasi sendirian di bawah tekanan, dan pengaturan diri. Tidak banyak perbedaan pangkat yang terlihat di dalam unit, dan tetap ada penekanan yang kuat pada inisiatif dan kemampuan beradaptasi.

Delta Force dipastikan telah dikerahkan untuk operasi di belakang garis Irak selama Perang Teluk pada tahun 1991, dan kemudian dikerahkan ke Somalia dan terlibat dengan kelompok pemberontak lokal pada tahun 1993, yang mengakibatkan dua operator dianugerahi Medal of Honor secara anumerta setelah gugur dalam pertempuran di Pertempuran Mogadishu. Meskipun Delta Force telah terlibat dalam berbagai operasi di Irak, Afghanistan, dan menurut laporan yang belum dikonfirmasi juga di Suriah, satu-satunya operasi tingkat tinggi yang dikonfirmasi sejak pergantian abad sebelum pecahnya perang dengan Venezuela adalah serangan tahun 2019 di Suriah yang menewaskan kepala kelompok teror ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi. 

Publikasi oleh Presiden AS Donald Trump tentang gambar Presiden Maduro yang diborgol dan ditutup matanya di kapal perang USS Iwo Jima setelah penangkapannya merupakan tonggak penting baik dalam sejarah Delta Force, maupun dalam tatanan global secara lebih luas, karena penargetan atau penculikan kepala negara telah menuai kritik internasional yang luas.  

  • Delta Force

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.