Kepala Intelijen Ukraina Mundur, Zelenskyy Buat Operasi Asimetris Lebih Agresif ke Russia

Senin, 05 Jan 2026, 20:15 WIB

JAKARTA - Kepala Dinas Keamanan Ukraina atau SBU, Vasyl Maliuk, menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya menyusul rencana perombakan kabinet besar-besaran yang diumumkan Presiden Volodymyr Zelenskyy. Meski mundur dari posisi puncak, Maliuk menegaskan dirinya tetap berada dalam struktur dinas keamanan Ukraina untuk menjalankan operasi khusus berskala tinggi.

Dalam pernyataan resmi SBU yang disampaikan melalui Telegram, Maliuk menegaskan komitmennya untuk terus melancarkan apa yang ia sebut sebagai operasi khusus asimetris kelas dunia. Operasi tersebut, menurutnya, dirancang untuk memberikan dampak kerusakan maksimal terhadap Russia di tengah konflik yang masih berlangsung.

Ket. Foto: Kepala Dinas Keamanan Ukraina (SBU) Vasyl Maliuk, menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya. — Sumber: Anadolu Agency

Maliuk menyebut perubahan besar di sektor pertahanan Ukraina sebagai langkah strategis untuk memperkuat keamanan nasional. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Zelenskyy atas kepercayaan dan dukungan politik yang diberikan selama masa kepemimpinannya di SBU.

Presiden Zelenskyy dalam pernyataan terpisah di platform X mengonfirmasi telah bertemu langsung dengan Maliuk untuk membahas arah kebijakan keamanan ke depan. Dalam unggahannya, Zelenskyy berterima kasih atas kontribusi Maliuk di medan perang dan menilai perannya sangat krusial dalam operasi non-konvensional.

Zelenskyy secara terbuka mendorong peningkatan intensitas "operasi asimetris" terhadap Russia sebagai bagian dari strategi pertahanan Ukraina. Ia menilai Maliuk berada pada posisi paling kuat dalam merancang dan mengeksekusi operasi semacam itu dibandingkan peran administratif semata.

Presiden Ukraina itu juga menyatakan telah menugaskan Maliuk untuk memastikan Ukraina memiliki operasi asimetris terkuat di dunia. Zelenskyy menegaskan seluruh sumber daya dan dukungan politik telah disiapkan untuk mendukung misi tersebut.

Selain membahas peran baru Maliuk, Zelenskyy mengungkapkan bahwa pemerintah juga tengah mempertimbangkan sejumlah kandidat potensial untuk mengisi posisi kepala SBU. Langkah ini menjadi bagian dari perubahan internal yang disebutnya “substansial” demi meningkatkan ketahanan negara.

Perombakan ini diumumkan Zelenskyy pada Jumat lalu sebagai respons atas tantangan keamanan yang terus berkembang. Pemerintah Ukraina menilai penyesuaian struktur internal mutlak diperlukan untuk menjaga efektivitas pertahanan nasional.

Vasyl Maliuk sendiri menjabat sebagai kepala SBU sejak 2023 dan dikenal sebagai arsitek berbagai operasi besar. Di bawah kepemimpinannya, SBU dikaitkan dengan sejumlah serangan strategis, termasuk serangan terhadap lapangan terbang militer dan pesawat pembom strategis Russia pada Juni tahun lalu.

Langkah pengunduran diri Maliuk dari jabatan formal dinilai tidak mengurangi pengaruhnya di sektor keamanan. Sebaliknya, keputusan ini mempertegas fokus Ukraina pada perang asimetris sebagai senjata utama menghadapi tekanan militer Russia.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.