Pemkab Halmahera Tengah Butuh Infrastruktur Penanganan Sampah Seiring Aktivitas Tambang
Minggu, 04 Jan 2026, 11:04 WIBPemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara (Malut), membutuhkan berbagai sarana infrastruktur memadai dalam upaya penanganan sampah, menyusul banyaknya permukiman warga seiring kemunculan berbagai perusahaan tambang di daerah itu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Halteng Rivani Abd Rajak dihubungi dari Ternate, Minggu, mengatakan bantuan tersebut sangat membantu pemerintah kabupaten dalam menunjang sarana dan prasarana pengelolaan kebersihan dan pengangkutan sampah.
âPada perayaan HUT ke-35 Kabupaten Halteng telah diserahkan dua unit (kendaraan roda tiga) secara simbolis dan disusul tiga unit lagi pada Desember kemarin,â ujar Rivani.
Ia mengapresiasi PT Indomarco Prismatama atas kepedulian terhadap kebersihan lingkungan di Halmahera Tengah. Menurutnya, lima kendaraan roda tiga tersebut akan dimanfaatkan secara optimal.
âKendaraan roda tiga ini akan kami serahkan kepada kelompok pengelola sampah yang dibina langsung oleh TP PKK di masing-masing desa,â ucap Rivani Abd Rajak.
Sebelumnya PT Indomarco Prismatama kembali merealisasikan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan menambah tiga kendaraan roda tiga untuk mendukung operasional DLH Halteng.
Pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-35 Halteng akhir Oktober 2025 perusahaan ritel itu telah menyerahkan dua kendaraan roda tiga secara simbolis. Dengan tambahan tiga unit yang diserahkan pada Desember 2025, total bantuan yang diberikan mencapai lima kendaraan roda tiga (Kaisar).
Branch Manager PT Indomarco Prismatama Malut-Manado Mulyono mengatakan pemberian CSR ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap Pemkab Halteng dan masyarakat setempat.
âWeda sebagai ibu kota kabupaten terus berkembang, terlebih dengan adanya aktivitas pertambangan PT IWIP. Hal ini berdampak pada peningkatan jumlah penduduk dan permasalahan sosial, terutama pengelolaan sampah,â ungkap Mulyono.
Sebagai perusahaan yang memiliki gerai di wilayah Halteng, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi bagi daerah.
âOleh karena itu, kami menyalurkan CSR berupa lima unit kendaraan roda tiga yang diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk mendukung aktivitas pengangkutan sampah di dalam Kota Weda,â ucapnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Peneliti Muda Didorong Kembangkan Pangan Fungsional Berbasis Potensi Lokal
-
Menko Zulhas Tegaskan Sanksi Sampah Open Dumping, Masyarakat Akan Diberi Insentif Lewat Sistem Baru
-
Buang Sampah Sembarangan, Pedagang Pasar Angke Bakal Ditindak Tegas
-
DPRD Jabar Dukung Opsi Pemkot Bandung untuk Pengadaan Mesin Pengolah Sampah di Setiap Kelurahan
-
Pemprov NTB Usul Pendistribusian BBM bagi Nelayan Sesuai Musim Melaut
-
Resmikan Biopori Jumbo Pondok Kelapa, Gubernur Pramono Kebut Target Zero Waste
-
Pengelolaan Sampah Lebih Ramah Lingkungan, TPA Antang Dibangun dengan Sistem Sanitasi Landfill.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.