Harimau Sumatra Memangsa Ternak Warga, BKSDA Sumbar Turun ke Lapangan

Minggu, 04 Jan 2026, 08:53 WIB

AGAM - Resor Konservasi Wilayah II Maninjau, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Provinsi Sumatera Barat menerima laporan harimau Sumatra diduga memangsa ternak warga Lubuk Anau Nagari Koto Rantang, Kecamatan Pauk, Kabupaten Agam, Sumbar.

Laporan tersebut ditindaklanjuti oleh BKSDA dengan mendatangi lokasi dan bertemu dengan warga pemilik ternak, Sabtu (3/1).

Ket. Foto: Petugas BKSDA turun ke lapangan ke rumah warga pemilik ternak yang dicuri harimau. — Sumber: Antara TV

Dari laporan inilah petugas mendapati keterangan bahwa pemilik ternak kehilangan satu dari tujuh ekor kambing miliknya pada Kamis (1/1) atau tepat pada malam Tahun Baru 2026. Ia menduga ternaknya dimakan harimau sebab kendang kambing jebol dan ditemukan banyak jejak kaki harimau di sekitar kendang.

“Waktu itu kalau tidak salah malam Tahun Baru jam 02.30 pagi. Saya tidur, anak-anak pulang malam jam 1 masih aman. Pagi ketika istri saya bangunpagi, dilihat kandang sudah patah dan kambing hilang satu,” Zainul Arifin, pemilik ternak.

Petugas BKSDA pun turun ke lapangan, melakukan verifikasi dan mengumpulkan data, serta memasang kamera untuk mendapatkan visual dari satwa dilindungi tersebut serta mencari jejak cakaran, bekas kotoran harimau yang diduga mencuri ternak warga.

“Saat ini kami melakukan penanganan berupa pemantauan lapangan, beberapa kamera trap sudah kita pasang, juga kamera thermal. Nantinya jika sudah kita dapatkan, akan kita halau dan bisa jadi opsi terakhir dievakuasi,” kata Ade Putra, Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar.

Selain memantau dan menggunakan teknologi, petugas BKSDA juga melakukan patroli untuk mengetahui keberadaan harimau dan melakukan penanganan aga tidak terjadi konflik antara harimau dan manusia.

  • Harimau Mangsa Ternak

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.