Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Walah Bahaya Sekali, Mau Lari ke Mana, Pulau Untung Jawa Saja Banjir Rob

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 19:24 WIB | Oleh:
Walah Bahaya Sekali, Mau Lari ke Mana, Pulau Untung Jawa Saja Banjir Rob Doc: ist
Ket. atasi banjir

JAKARTA -  Informasi adanya banjir rob di Pulau Untung Jawa sangat mencemaskan, warga mau lari ke mana? Petugas gabungan menangani banjir rob atau banjir pesisir yang merendam kawasan di Tugu Arsa, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu, pada hari Jumat.

“Ketinggian banjir mencapai 15 sentimeter (cm). Ada 20 personel yang berupaya menyedot banjir menggunakan mesin pompa,” kata Lurah Pulau Untung Jawa, Muslim di Jakarta, Jumat. Ia mengatakan genangan air langsung disedot menggunakan mesin pompa yang dialirkan langsung ke laut.

Menurut dia, pengerahan personel dilakukan setelah pihak kelurahan menerima laporan dari warga. “Begitu mendapat laporan, kami langsung menurunkan 20 personel gabungan dari PPSU, Sudin SDA, dan Sudin Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air menggunakan mesin pompa,” kata Muslim.

Langkah cepat tersebut dilakukan agar genangan tidak berlarut dan tidak mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi. “Alhamdulillah, penanganan berjalan lancar dan saat ini genangan di Tugu Arsa sudah berhasil ditangani. Kondisi aman dan terkendali,” ujarnya.

Sebelumnya,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan tentang potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi selama sepekan, mulai 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026.

Warga pesisir utara Jakarta diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam pasang laut tertinggi. BPBD mencatat, periode rawan rob diprediksi terjadi pada pagi hingga siang hari, sekitar pukul 06.00–12.00 WIB, seiring pasang maksimum air laut di wilayah pesisir.

Siaga Rob

Sementara itu, uku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara menyiagakan mesin pompa untuk mengantisipasi dalam menghadapi potensi banjir rob atau banjir pesisir yang mengancam kawasan pesisir utara Jakarta pada awal 2026.

“Dalam mengantisipasi cuaca ekstrem ini, dipastikan pompa mobile ditempatkan mulai 30 Desember 2025 sampai 7 Januari 2026,” kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara Heria Suwandi di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan, ada dua unit Indopump di Rumah Pompa Stasioner Muara, dua unit HSP 20 dan Inopump Putih di Kali gendong Muara Angke, satu unit HSP 60 di PLTU Muara Karang, satu unit di Pelabuhan sunda, satu unit HSP 20 di Plusing Ancol, dan satu unit pompa mobil di Koyo Cabe Lodan.

Selanjutnya, satu unit pompa mobil di Jalan Gunung Sahari, dua unit mobil putih di Jalan RE Martadinata, satu mobil di Ketel Uap, satu unit pompa mobil di Marunda Pitung STIP, satu unit di Ancol Danau, dan satu unit HSP 60 Ancol Dermaga 5 Marina.

"Pompa-pompa ini disiapkan dalam menghadapi potensi banjir rob," kata Suwandi. Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Utara, Rudy Saptari Sulesuryana memastikan petugas turut mengatur arus lalu lintas saat terjadi genangan rob di Jalan RE Martadinata.

Hal itu untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, sekaligus pengamanan terhadap petugas SDA yang sedang bertugas. “Kami pastikan juga petugas di lapangan turut hadir mengatur arus lalu lintas saat terjadi rob,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan potensi banjir pesisir atau rob yang diperkirakan terjadi selama sepekan, mulai 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.