Pasar Modal Indonesia Fokus Integritas, Likuiditas dan Ekonomi Hijau di 2026

Jumat, 02 Jan 2026, 14:12 WIB

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mendorong pasar modal Indonesia untuk fokus peningkatan integritas pasar, pendalaman likuiditas, penguatan basis investor institusi, serta percepatan pembangunan ekosistem Bursa Karbon yang kredibel dan berstandar internasional pada tahun 2026.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar memastikan komitmennya untuk terus menjaga sinergitas dan kolaborasi di antara seluruh pemangku kepentingan di pasar modal Indonesia.

Ket. Foto: Jajaran pejabat Kementerian Keuangan, OJK, BEI dan SRO, serta anggota DPR RI saat Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (2/1/2026). — Sumber: ANTARA

“Sinergi dan kolaborasi Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KSSK) tentu menjadi prioritas utama dalam menjaga stabilitas dan meningkatkan peran sektor keuangan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional,” ujar Mahendra dalam Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta, Jumat.

Ia melanjutkan, OJK akan mendorong peningkatan perlindungan investor minoritas dan retail melalui penegakan aspek perilaku atau market conduct termasuk penguatan pengawasan perilaku influencer keuangan (finfluencer).

OJK saat ini tengah menyiapkan aturan baru bagi finfluencer, yang dalam tahap finalisasi dan ditargetkan terbit pada pertengahan 2026, dengan penekanan pada kapabilitas, transparansi, serta kepatuhan perizinan untuk mendukung literasi investasi yang bertanggung jawab.

Menurut Mahendra, masih terdapat ruang lebar untuk memperbesar pasar modal Indonesia, seiring dengan kontribusi pasar saham Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang masih di bawah negara-negara kawasan.

Kontribusi pasar saham Indonesia terhadap PDB tercatat sebesar 72 persen, atau berada di bawah negara kawasan seperti India sebesar 140 persen, Thailand sebesar 101 persen sebesar, serta Malaysia sebesar 97 persen.

Selain itu, pihaknya menyoroti kinerja indeks LQ45 yang hanya tumbuh 2,41 persen year to date (ytd) atau masih jauh di bawah IHSG yang tumbuh 22,13 persen secara (ytd) per akhir tahun 2025.

“Indeks LQ45 yang berisi saham-saham perusahaan besar dan menjadi rujukan investasi Fund Manager global maupun domestik hanya tumbuh 2,41 persen, jauh di bawah kenaikan IHSG,” ujar Mahendra.

Pada akhir tahun 2025, IHSG ditutup berada pada level 8.646,94 poin atau menguat 22,13 persen secara (ytd) dan mencatatkan 24 kali All Time High (ATH) sepanjang tahun 2025.

Dari sisi penghimpunan dana, hingga 31 Desember 2025, tercatat sebanyak 215 penawaran umum dengan total nilai Rp275 triliun, termasuk 18 emiten baru dengan nilai IPO sebesar Rp14,41 triliun.

Rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) juga meningkat menjadi Rp18,1 triliun, dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp12,9 triliun, seiring pertumbuhan Single Investor Identification (SID) yang mencapai 20,2 juta SID atau meningkat 36 persen secara (ytd), dengan dominasi investor berusia di bawah 40 tahun.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.