Defisit Bukan Masalah Besar, Menkeu Klaim Ekonomi Tak Akan Goyang
Jumat, 02 Jan 2026, 19:31 WIBJAKARTA â Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa potensi pelebaran defisit APBN tetap berada dalam koridor yang aman dan tidak akan mengganggu laju perekonomian.
Dia menilai, pengelolaan fiskal masih cukup solid untuk menopang aktivitas ekonomi, sekaligus menjaga kepercayaan pasar.
Dengan strategi yang terukur, pemerintah optimistis ruang fiskal tetap mampu mendorong pertumbuhan tanpa menimbulkan gejolak.
âMungkin (defisit) akan bergerak sedikit ke atas. Tapi yang jelas, kami amankan tidak melanggar undang-undang,â kata Purbaya dalam wawancara cegat seusai Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (2/1).
Purbaya menjelaskan defisit APBN 2025 diperkirakan naik dari batas proyeksi, yang ditetapkan pada laporan semester lalu sebesar 2,78 persen, akibat perlambatan ekonomi yang terjadi pada tahun kemarin.
Namun, Menkeu menyebut telah menjalankan berbagai upaya untuk memulihkan kembali kinerja ekonomi.
Seiring dengan membaiknya perekonomian, dia menjamin perkembangan defisit APBN ke depan akan makin terkendali.
âDan yang penting ekonomi makin bergerak, keuntungan perusahaan juga makin baik. Otomatis nanti akan diterjemahkan kepada harga saham yang lebih tinggi,â ujarnya.
Sebagai catatan, defisit APBN 2025 dikoreksi dari target awal 2,53 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) menjadi 2,78 persen PDB.
Revisi itu mempertimbangkan penerimaan negara yang bergerak melambat dari target yang ditetapkan.
Realisasi terakhir yang dilaporkan oleh Kementerian Keuangan, defisit APBN berada pada level 2,35 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) per 30 November 2025, dengan nilai sebesar Rp560,3 triliun.
Pendapatan negara tercatat sebesar Rp2.351,5 triliun atau setara dengan 82,1 persen dari proyeksi (outlook) APBN tahun ini sebesar Rp2.865,5 triliun.
Sedangkan belanja negara terealisasi sebesar Rp2.911,8 triliun atau setara 82,5 persen dari proyeksi Rp3.527,5 triliun.
Meski penerimaan negara diproyeksikan bakal berada di bawah target (shortfall), Menkeu Purbaya konsisten berjanji akan menjaga defisit APBN tetap di bawah ambang batas yang ditetapkan UU sebesar 3 persen.
- Pengelolaan Anggaran
- defisit APBN
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
"Mondo Nusantara" Konser Kolaborasi Budaya Indonesia-Italia
-
Perkuat Ekspor, Wamendag Roro Bidik Pasar Strategis Asia Tengah
-
Menkeu Bidik Keseimbangan Baru, Defisit APBN 2027 Dipatok pada Level Modera
-
Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Posisi
-
Pemprov Sumut Tingkatkan Sinergi untuk Menindak Aktivitas Tambang Tanpa Izin
-
DPR Gelar Rapat Paripurna Bahas RAPBN 2027
-
Hasil Piala Dunia: Mesir Petik Kemenangan Perdana, Tundukkan Selandia Baru 3-1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.