Ini Jurus Kemenperin Pulihkan Industri Kecil yang terdampak Bencana!

Kamis, 01 Jan 2026, 18:44 WIB

JAKARTA- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sudah menyiapkan rencana pemulihan untuk industri kecil (IK) yang terdampak bencana Sumatera yang berada di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Untuk tahun 2026 ini kami sudah merancang kegiatan untuk secara khusus fokus mengupayakan pemulihan industri kecil yang ada di tiga provinsi terdampak. Namun dari identifikasi yang kami lakukan karena sebagian besar ada di Provinsi Aceh dan di Sumatera Barat nanti akan kami lakukan verifikasi secara langsung di awal tahun 2026 untuk memastikan agar industri-industri kecil yang terdampak di sana bisa segera memulai lagi aktivitasnya," kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A Cahyanto di Jakarta, Rabu (31/12).

Ket. Foto: Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A Cahyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (31/12) — Sumber: istimewa

Adapun intervensi pemulihan dilakukan bertahap dalam bentuk bantuan mesin dan peralatan sederhana, penyediaan starter kit usaha termasuk bahan baku, pengembangan produk kebutuhan dasar dan fast moving, pendampingan teknis, serta fasilitasi kemitraan untuk memperluas akses pasar.

Bantuan teknis terhadap industri kecil juga dilakukan melalui optimalisasi kewirausahaan di daerah terdampak bencana, dan pendampingan teknis dilaksanakan melalui skema penugasan dan sinergi lintas kementerian/lembaga.

Disampaikan dia, saat ini Kemenperin tengah mempersiapkan program tersebut secara optimal agar segera bisa segera diusulkan.

"Jadi seluruh Direktorat Jenderal dibantu oleh BSKJI dan BPSDMI yang punya juga satuan kerja di sana untuk memulai menyiapkan program tersebut dan ini yang nanti akan segera disampaikan, diusulkan oleh Bapak Menteri kepada Bapak Presiden karena terkait dengan penggunaan APBN," katanya.

Kemenperin mencatat, industri terdampak berasal dari berbagai sektor, Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) misalnya, terdapat lima industri terdampak di Sumatera Utara. Sementara itu, sektor industri agro (IA) mencatat dampak paling besar dengan total 34 industri, masing-masing 28 industri di Sumatera Utara dan enam industri di Sumatera Barat.

Pada sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT), tercatat tiga industri terdampak di Aceh dan satu industri di Sumatera Barat. Dampak paling luas terjadi pada sektor industri kecil dan menengah (IKM) dengan total lebih dari 2.000 unit usaha terdampak, terdiri atas 1.647 IKM di Aceh, 52 IKM di Sumatera Utara, dan 367 IKM di Sumatera Barat.

Kemenperin turut mengidentifikasi tujuh dampak akibat bencana di Sumatera yang meliputi gangguan akses jalan dan jembatan, terganggunya rantai pasok (supply chain), penurunan kapasitas produksi hingga penghentian sementara, kendala logistik dan distribusi antardaerah, dampak terhadap tenaga kerja, ketergantungan pada infrastruktur pendukung, serta proses pemulihan operasional yang bersifat bertahap.

Lebih lanjut, Sekjen Eko menyampaikan pihaknya sudah meminta kepada para pelaku industri di Tanah Air yang memproduksi produk bantuan bencana untuk mempertahankan produksinya supaya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.

"Secara langsung juga Kementerian Perindustrian menerima bantuan dari pelaku usaha industri dan masyarakat termasuk internal dari Kementerian Perindustrian yang sudah kami deploy langsung ke tiga provinsi tersebut. Bapak Menteri sendiri juga menyerahkan langsung beberapa alat komunikasi ke satuan kerja kami yang ada di Banda Aceh, Medan, dan Padang," katanya

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.