Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemimpin Negara Uni Eropa Ragukan Rencana Perdamaian Ukraina

📅 Selasa, 30 Des 2025, 23:17 WIB | Oleh:
Pemimpin Negara Uni Eropa Ragukan Rencana Perdamaian Ukraina Doc: AFP/FREDERICK FLORIN

MOSKOW - Para pemimpin Eropa dilaporkan sangat khawatir menghadapi rencana penyelesaian konflik Ukraina karena belum menemukan cara memperkuat posisi tawar Kiev dalam negosiasi, menurut Defense News yang mengutip seorang diplomat Eropa.

Menurut laporan itu, Eropa sejauh ini gagal memberi dukungan memadai kepada Kiev dan belum ada langkah yang jelas untuk mengubah situasi menjadi lebih menguntungkan bagi Ukraina.

Usulan penyelesaian yang beredar juga memuat pengurangan ukuran militer Ukraina dan tidak memberikan jaminan keamanan yang jelas bagi Kiev.

“Kami melihat arah pembicaraan ini dan itu sangat menakutkan kami,” kata seorang diplomat tersebut kepada Defense News.

Pada Minggu, Presiden AS Donald Trump bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Mar-a-Lago, Florida. Trump menyatakan Eropa akan menanggung sebagian besar jaminan keamanan Ukraina, sementara AS menyatakan akan tetap membantu.

Sementara Zelenskyy mengklaim jaminan keamanan antara AS dan Ukraina telah disepakati sepenuhnya.

Seusai pertemuan bilateral, Trump dan Zelenskyy bergabung dalam pembicaraan telepon dengan para pemimpin Eropa. Sebelum itu, Trump menyebut dirinya melakukan pembicaraan “produktif” dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam pembicaraan dengan Trump, para pemimpin Eropa menegaskan agar isu wilayah dapat diselesaikan dengan jaminan keamanan tertulis bagi Ukraina.

Sejak pertengahan November, AS mendorong rencana perdamaian baru untuk Ukraina. Pada 2 Desember, Putin menerima utusan khusus AS Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, di Kremlin untuk membahas rencana tersebut. Kremlin menyatakan Rusia tetap terbuka untuk perundingan sesuai diskusi di Anchorage sebelumnya.

Pertengahan Desember, Berlin menjadi tuan rumah perundingan penyelesaian Ukraina yang dihadiri Witkoff, Kushner, dan Zelenskyy.

Witkoff menyebut ada kemajuan dalam rencana 20 butir. Zelenskyy menyatakan siap meninggalkan aspirasi keanggotaan NATO bila mendapat jaminan keamanan dari negara tertentu, termasuk AS. Ant/Sputnik

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.