Liga Inggris: Tottenham Amankan Kemenangan Penting, Palace Kembali Gagal Bangkit

Senin, 29 Des 2025, 06:36 WIB

LONDON, INGGRIS — Tottenham Hotspur akhirnya meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan dengan menaklukkan Crystal Palace 1-0, Senin (29/12) dini hari WIB. Tiga poin ini sedikit meredakan tekanan terhadap pelatih Thomas Frank yang tengah berada dalam sorotan. Di laga lain, performa impresif Sunderland tertahan setelah bermain imbang 1-1 melawan Leeds United.

Pahlawan kemenangan Spurs di Selhurst Park justru datang dari sosok tak terduga. Archie Gray mencetak gol senior pertamanya lewat sundulan, memastikan Tottenham hanya meraih kemenangan kedua mereka dalam sembilan pertandingan liga terakhir.

Ket. Foto: Pemain Tottenham Hotspur dan Crystal Palace berebut bola dalam laga Liga Inggris, Senin (29/12) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Richarlison sebenarnya dua kali membobol gawang Palace, namun kedua golnya dianulir VAR karena offside. Meski begitu, sundulan Gray sudah cukup untuk menundukkan Palace yang tampak kelelahan setelah jadwal padat di berbagai kompetisi.

“Pada akhirnya kami berhasil melewati garis finis,” kata Frank. “Tim menunjukkan ketahanan yang luar biasa hari ini. Saya pikir hasrat mengalahkan detail-detail kecil dalam permainan.”

Bagi Crystal Palace, hasil ini memperpanjang tren negatif mereka menjadi lima laga tanpa kemenangan. Tim asuhan Oliver Glasner terlihat mulai kehabisan tenaga akibat keterbatasan skuad yang dipaksakan tampil di tiga ajang berbeda.

Glasner sebelumnya menyebut pertahanan bola mati timnya sebagai “memalukan” usai kalah 1-4 dari Leeds pekan lalu, dan kelemahan serupa kembali menghantui Palace. Gol Tottenham kembali berawal dari situasi bola mati, ironisnya melawan tim Spurs yang tampil minim kreativitas sepanjang laga.

Kemenangan ini untuk sementara meredakan tekanan terhadap Frank. Namun, performa ofensif Tottenham yang kembali tumpul diyakini belum cukup untuk membungkam kritik dari para pendukung. Spurs bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dari permainan terbuka di babak pertama, dan hanya VAR yang menggagalkan gol pembuka Richarlison.

Gol penentu justru datang dari situasi tak terduga. Gray menyambut flick-on Richarlison dari sepak pojok untuk mencetak gol pertamanya dalam 112 penampilan bersama Tottenham dan sebelumnya Leeds.

Palace menguasai wilayah dan penguasaan bola di babak kedua, tetapi gagal memanfaatkan peluang. Justin Devenny menyia-nyiakan kesempatan emas dari jarak dekat, sementara sundulan Maxence Lacroix melebar. Palace sempat bernapas lega ketika gol Richarlison kembali dianulir VAR setelah memanfaatkan umpan Mohammed Kudus.

Tottenham akhirnya bertahan hingga peluit akhir dan naik ke peringkat ke-11, hanya terpaut satu poin dari Palace yang berada di posisi kesembilan.

Sebelumnya, Dominic Calvert-Lewin kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol dalam laga keenam Premier League secara beruntun. Gol tersebut memastikan Leeds United menahan Sunderland 1-1 di Stadium of Light dan menggagalkan tuan rumah menembus lima besar klasemen.

Sunderland unggul lebih dulu lewat Simon Adingra di babak pertama. Namun Calvert-Lewin menyamakan kedudukan di awal babak kedua, sekaligus membawa Leeds semakin menjauh dari zona degradasi.

Meski begitu, Sunderland masih mempertahankan rekor tak terkalahkan di kandang sejak kembali ke kasta tertinggi. Namun mereka harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan enam pemain akibat tugas internasional di Piala Afrika.

Adingra yang menjadi bagian penting timnas Pantai Gading saat menjuarai AFCON di kandang sendiri tahun lalu, tidak dipanggil kali ini. Keputusan itu justru menguntungkan Sunderland. Mantan pemain sayap Brighton tersebut mencetak gol pertamanya untuk klub melalui sepakan melengkung indah memanfaatkan umpan terobosan Granit Xhaka pada menit ke-28.

Leeds tampil lebih dominan di sebagian besar babak pertama dan langsung menekan selepas jeda. Calvert-Lewin menyambar umpan silang rendah Brenden Aaronson untuk mencetak gol kedelapannya musim ini, tujuh di antaranya lahir dalam enam pertandingan terakhir.

Performa mantan penyerang Everton itu menjadi faktor kunci dalam kebangkitan Leeds dan turut menyelamatkan posisi pelatih Daniel Farke. Pelatih asal Jerman tersebut sempat berada di ambang pemecatan sebelum rentetan lima laga tanpa kalah membawa Leeds unggul tujuh poin dari zona degradasi.

“Saya tidak sedang menari di atas meja malam ini,” ujar Farke. “Perasaannya, jika kami sedikit lebih klinis, seharusnya kami bisa memenangkan pertandingan.”

Sunderland gagal menyalip Manchester United dan Chelsea, namun tetap bertahan di posisi ketujuh, hanya terpaut empat poin dari zona empat besar.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.