Wabup Balangan Minta Pembentukan Posko Logistik Bantu Warga Terdampak Banjir

Minggu, 28 Des 2025, 06:25 WIB

Wakil Bupati Balangan, Kalimantan Selatan, Akhmad Fauzi meminta jajaran pemerintah kabupaten setempat mulai memfokuskan pembentukan posko penyaluran logistik untuk membantu masyarakat terdampak banjir di tiga kecamatan.

“Pembentukan posko merupakan langkah cepat sebagai upaya penanganan untuk mempermudah penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak,” kata Wabup Fauzi di Balangan, Sabtu malam.

Ket. Foto: Petugas mengevakuasi warga dan sepeda motornya menggunakan perahu karet saat banjir melanda beberapa desa di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Sabtu (27/12/2025). — Sumber: Antara Foto

Hingga saat ini, ia menyampaikan petugas gabungan masih melakukan pendataan secara detail terhadap seluruh warga terdampak.

“Saat ini kami masih belum mengetahui secara pasti besaran kerugian yang dialami masyarakat,” tuturnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan terus memantau perkembangan kondisi cuaca, mengingat situasi saat ini masih berada dalam kondisi cuaca ekstrem.

“Karena kita masih berada pada kondisi cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang cukup tinggi, kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan,” ujar Wabup Fauzi.

Berdasarkan informasi sementara, banjir bandang melanda Kecamatan Tebing Tinggi dan Halong, serta banjir di Kecamatan Awayan, pada Sabtu (27/12) pagi. Peristiwa tersebut disebabkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Jumat (26/12) malam.

Data terakhir, Polres Balangan melaporkan sebanyak 1.466 rumah dan 1.615 kepala keluarga (KK) terdampak banjir bandang di delapan desa di Kecamatan Tebing Tinggi. Sementara wilayah lainnya masih dalam proses pendataan oleh petugas gabungan.

Polda Kalimantan Selatan membuka 17 dapur umum untuk membantu melayani pengajian rutin 5 Rajab 1447 Hijriah atau haul ke-21 Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul) di Martapura, Kabupaten Banjar.

Pemkab HSU kirim bantuan ke warga terdampak banjir bandang di Balangan

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU), Kalimantan Selatan, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan.

Bupati HSU Sahrujani di Amuntai, Sabtu, melepas secara simbolis bantuan kemanusiaan itu yang terdiri atas kebutuhan dasar seperti bahan makanan dan air mineral untuk dikirim ke Posko Darurat Banjir di Kantor Kecamatan Tebing Tinggi, Balangan, Kalsel..

“Kami juga mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU untuk membantu proses penanganan di lapangan,” tuturnya.

Ia mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Pemkab HSU kepada masyarakat Kabupaten Balangan yang sedang mengalami musibah banjir bandang.

‎Sahrujani berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir bandang serta membantu percepatan pemulihan kondisi pasca-bencana.

Kepala Pelaksana BPBD HSU Syamrani mengatakan selain penyaluran bantuan logistik, TRC BPBD HSU diterjunkan untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak, berkolaborasi dengan BPBD Balangan.

Saat di lokasi, Syamrani mengatakan TRC BPBD HSU akan membantu warga yang rumahnya terdampak, seperti mengevakuasi barang dan membersihkan rumah akibat lumpur menggunakan alat mesin air.

Dengan bantuan ini, Pemkab HSU berharap kondisi di Kecamatan Tebing Tinggi dan sekitarnya dapat segera pulih agar aktivitas masyarakat kembali normal.

"Dapur umum dioperasikan sejak Jumat (26/12) hingga Senin (29/12) untuk menyediakan konsumsi bagi jamaah termasuk petugas dan relawan," kata Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan di Martapura, Sabtu.

Dia menjelaskan dapur umum dioperasikan personel Polri bersama ibu-ibu Bhayangkari dibantu relawan masyarakat.

Selain menggunakan peralatan masak konvensional, ada juga pengerahan empat Kendaraan Dapur Lapangan (Randurlap) yang dioperasikan Satuan Brimob bantuan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Selain Randurlap, Kapolri juga memberikan bantuan 10 kendaraan mobile water treatment untuk penyediaan air bersih dan siap minum.

Ketersediaan air minum yang aman dan higienis dinilai sangat krusial mengingat banyaknya jamaah yang membutuhkan.

Dalam memberikan pengamanan yang optimal di momen pengajian rutin 5 Rajab di Sekumpul yang setiap tahunnya dihadiri jutaan orang, Polda Kalsel menggelar Operasi Kewilayahan dengan sandi "Sekumpul Intan 2025" yang melibatkan 3.099 personel dibantu TNI serta instansi terkait lainnya.

Polda Kalsel juga mendapat bantuan 300 personel Brimob Mabes Polri dan 350 personel Polda Kalimantan Tengah.

  • Balangan Terdampak Banjir

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.