Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Pemkab Jayawijaya Dorong Pengembangan Sektor Pertanian di 328 Kampung

📅 Minggu, 28 Des 2025, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Pemkab Jayawijaya Dorong Pengembangan Sektor Pertanian di 328 Kampung Doc: ANTARA
Ket. Bupati Jayawijaya Atenius Murib diwawancarai sejumlah wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. 

WAMENA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong pengembangan sektor pertanian di 328 kampung guna meningkatkan perekonomian masyarakat daerah setempat.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, di Wamena, Sabtu (27/12), mengatakan sektor pertanian merupakan program unggulan pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

“Program pertanian dengan membuka lahan persawahan di 328 kampung secara merata akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat di sini,” katanya.

Menurut dia, program pemerintah pusat itu bukan untuk menguasai atau mengambil lahan masyarakat orang asli Papua (OAP), tetapi memberikan jalan supaya bisa memperoleh pendapatan yang baik.

“Lahan pertanian masyarakat di sini tidak pernah diambil oleh pemerintah, malah pemerintah membantu masyarakat dengan berbagai cara baik itu dukungan bibit, alat pertanian untuk membantu meningkatkan produksi padi,” ujar dia.

Hasil pertanian seperti padi yang nantinya dipanen itu bukan menjadi milik pemerintah tetapi milik masyarakat seuntuhnya, katanya, menjelaskan. 

“Masyarakat harus cerdas, tidak boleh terpengaruh dengan berbagai isu yang menyesatkan karena dapat menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan selain persawahan, bidang perkebunan juga harus terus dikembangkan oleh masyarakat di sini dengan memanfaatkan lahan yang begitu luas.

“Pengembangan kopi, sayuran, bawang merah dan bawang putih bisa membantu masyarakat memperoleh pendapatan yang signifikan. Masyarakat kerja saja, pasti pemerintah tidak tutup mata dan terus membantu apa saja untuk meningkatkan produksi yang optimal,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Peningkatan produksi bahan baku bioetanol

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peningkatan produksi bahan ...
Luar Negeri
Banyak Wisatawan Tiongkok P...
Luar Negeri
Hubungan Donald Trump dan X...

Pemakaman ABK Arupadhatu 1 di Pandeglang

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemakaman ABK Arupadhatu 1 ...
Daerah
Peternak Tak Boleh Kekurang...
Luar Negeri
Iran Makin Terkucil, Tambah...

SPKLU perdana di Kota Tangerang

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
SPKLU perdana di Kota Tange...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.