Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

41 Puskesmas dan Polindes di Aceh Timur Rusak Diterjang Banjir

24 Sabtu, 27 Des 2025, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
41 Puskesmas dan Polindes di Aceh Timur Rusak Diterjang Banjir 41 Puskesmas dan Polindes di Aceh Timur Rusak Diterjang Banjir Doc: Dinkes Aceh Timur
Ket. Puskesmas Lokop, Kabupaten Aceh Timur.

BANDA ACEH - Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur mencatat sebanyak 41 bangunan puskesmas dan pondok bersalin desa (polindes) yang tersebar di sejumlah kecamatan di daerah itu rusak akibat banjir.

"Sebanyak 41 bangunan puskesmas dan polindes rusak akibat banjir akhir November 2025," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur Murhaban di Aceh Timur, Sabtu (27/12).

Ia mengatakan dampak dan kerusakan yang terjadi bervariasi, ada ruang pelayanan terendam, rusaknya peralatan medis, hingga terganggunya sistem listrik dan air bersih serta lainnya.

Dari 41 puskesmas tersebut sebanyak lima di antaranya mengalami rusak berat yakni di Kecamatan Lokop, Kecamatan Serbajadi, Kecamatan Peunaron, Kecamatan Ranto Pereulak, Kecamatan Pante Bidari, dan Kecamatan Matang Pudeng.

"Kondisi puskesmas di lima kecamatan tersebut tidak dapat berfungsi karena tertimbun lumpur tebal serta tumpukan kayu besar yang terseret banjir," kata Murhaban.

Ia menyebutkan tenaga kesehatan menyesuaikan dengan kondisi tersebut. Di antaranya membuka layanan darurat atau mengalihkan sementara pelayanan ke lokasi yang lebih aman.

"Prioritas kami adalah memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, lansia, serta warga yang sakit di lokasi pengungsian," katanya.

Saat ini, kata dia, tim Dinas Kesehatan masih mendata lanjutan untuk memastikan tingkat kerusakan fasilitas kesehatan serta menghitung kebutuhan anggaran rehabilitasi dan perbaikan.

"Kami berharap dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat agar perbaikan fasilitas kesehatan dapat segera dilakukan, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa kembali normal," kata Murhaban.

Berdasarkan data sementara, banjir di Aceh Timur berdampak pada 288.311 jiwa dari 80.919 keluarga yang tersebar di 444 gampong atau desa di 24 kecamatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20.537 jiwa dari 5.241 keluarga mengungsi yang tersebar di 52 titik.

Murhaban menjelaskan pihaknya telah mengerahkan tenaga medis untuk pelayanan kesehatan keliling, pemeriksaan kesehatan pengungsi, serta penanganan penyakit yang berpotensi muncul pascabanjir, seperti diare, infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), penyakit kulit, dan demam.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan puskesmas setempat, rumah sakit, serta lintas sektor untuk memastikan ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan tetap terpenuhi," kata Murhaban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.