Liburan Kian Bermakna, Wisata Arsitektur Mulai Dilirik Pelancong Urban
Jumat, 26 Des 2025, 10:56 WIBJAKARTA - Menjelang akhir tahun, mobilitas masyarakat kembali meningkat. Liburan keluarga, perjalanan lintas kota, hingga wisata ke luar negeri menjadi agenda yang banyak direncanakan. Namun, di tengah tren bepergian tersebut, muncul cara baru menikmati liburan yang mulai dilirik kalangan urban dan keluarga muda, yakni menjelajahi kota melalui pengalaman arsitektur.
Alih-alih hanya berfokus pada destinasi wisata populer, sebagian pelancong kini memilih menikmati perjalanan dengan lebih sadar terhadap ruang dan lingkungan yang mereka lewati. Bangunan, rumah tinggal, hingga ruang publik tidak lagi sekadar menjadi latar foto, melainkan bagian dari cerita perjalanan itu sendiri.
âPendekatan ini dikenal dengan istilah #arsitekTOUR, sebuah cara pandang yang mengajak wisatawan melihat kota secara lebih mendalam dan kontekstual,â terang Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma melalui keterangannya pada hari Rabu (26/12).
Mengamati Kota, Menangkap Inspirasi
Menikmati #arsitekTOUR tidak memerlukan agenda khusus ataupun latar belakang pendidikan arsitektur. Cukup dengan meluangkan waktu untuk mengamati detail bangunan, merasakan suasana ruang, serta memperhatikan hubungan antara desain dan aktivitas sehari-hari. Dengan cara ini, liburan dapat berubah menjadi pengalaman eksploratif yang ringan, namun tetap bermakna.
Nyiayu, menilai tren tersebut sejalan dengan gaya hidup modern yang semakin berkembang.
Liburan kini tidak hanya tentang pergi jauh, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mengalami sebuah tempat.
âDengan lebih peka terhadap arsitektur dan lingkungan sekitar, perjalanan dapat memberi inspirasi baru, bahkan memengaruhi cara kita memandang ruang dan hunian sehari-hari,â ujarnya.
Rekomendasi Destinasi untuk Menikmati #arsitekTOUR
Untuk menjadikan #arsitekTOUR sebagai bagian dari liburan akhir tahun, sejumlah destinasi berikut dapat menawarkan pengalaman yang kaya akan cerita ruang dan desain.
Paris, Prancis
Lokasi rekomendasi: Boulevard Haussmann, tepi Sungai Seine, Beaubourg
Paris menghadirkan dialog menarik antara arsitektur klasik dan modern. Boulevard Haussmann menjadi ikon perencanaan kota dengan fasad bangunan yang seragam dan tata ruang boulevard yang terstruktur. Di sepanjang Sungai Seine, bangunan bersejarah, jembatan, dan ruang publik membentuk lanskap urban yang harmonis dan nyaman dinikmati dengan berjalan kaki. Sementara kawasan Beaubourg, dengan Centre Pompidou sebagai pusatnya, menampilkan keberanian arsitektur kontemporer yang kontras, namun tetap menyatu dalam konteks kota bersejarah.
Tokyo, Jepang
Lokasi rekomendasi: Asakusa, Ginza, Omotesando
Perpaduan tradisi dan inovasi terlihat jelas di Tokyo. Asakusa mempertahankan karakter arsitektur tradisional Jepang dengan bangunan kayu dan kawasan bersejarah di sekitar kuil. Ginza merepresentasikan wajah modern kota melalui bangunan komersial berdesain futuristik dan teknologi tinggi. Sementara Omotesando dikenal sebagai koridor arsitektur kontemporer dengan karya para arsitek dunia, yang menawarkan inspirasi tentang efisiensi ruang dan adaptasi terhadap kepadatan urban.
Bali, Indonesia
Lokasi rekomendasi: Ubud dan Gianyar, Tabanan, Nusa Dua
Lebih dari sekadar destinasi wisata, Bali menawarkan kekayaan arsitektur yang erat dengan filosofi dan alam. Ubud dan Gianyar menampilkan rumah tradisional Bali dengan konsep Tri Hita Karana yang menekankan keseimbangan antara manusia, alam, dan spiritualitas. Di Tabanan, arsitektur menyatu dengan lanskap persawahan dan sistem irigasi Subak yang telah diakui UNESCO. Sementara Nusa Dua menghadirkan bangunan dan resor kontemporer yang mengadaptasi elemen lokal dalam skala modern.
Yogyakarta, Indonesia
Lokasi rekomendasi: Kraton Yogyakarta, Kotagede, Sleman
Selain kaya warisan budaya, Yogyakarta menawarkan pengalaman arsitektur yang lekat dengan nilai-nilai lokal. Kraton Yogyakarta menjadi pusat filosofi tata ruang Jawa yang sarat makna simbolik. Kawasan Kotagede menghadirkan permukiman tradisional dan bangunan heritage dengan karakter arsitektur Jawa klasik. Di wilayah Sleman, berkembang karya arsitektur kontemporer yang menyatu dengan alam dan lanskap lereng Merapi.
Bandung, Indonesia
Lokasi rekomendasi: Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, Dago dan Lembang
Bandung dikenal sebagai kota kreatif dengan banyak bangunan bersejarah bergaya Art Deco, khususnya di kawasan Jalan Asia Afrika dan Braga. Di sisi lain, area Dago dan Lembang menunjukkan perkembangan arsitektur modern dan eksperimental yang memadukan desain kontemporer dengan kontur alam pegunungan. Kota ini menjadi destinasi ideal untuk perjalanan singkat sambil menikmati perpaduan sejarah, kreativitas, dan inovasi desain.
Ketika liburan usai, pengalaman dari #arsitekTOUR tidak berhenti di perjalanan. Inspirasi yang ditemuiâmulai dari penataan ruang, pemanfaatan cahaya alami, hingga cara bangunan menyatu dengan lingkungannyaâsering kali terbawa pulang dan memengaruhi cara pandang terhadap hunian sendiri.
Melalui #arsitekTOUR, setiap perjalanan menjadi cara sederhana untuk memahami bagaimana sebuah kota berkembang, menyesuaikan diri dengan zamannya, dan membentuk ruang hidup bagi warganya. Beragam cerita dan sudut pandang tersebut juga dapat disimak melalui Podcast #arsitekTOUR di YouTube Merah Putih, yang mengangkat inspirasi tentang ruang, kota, dan kehidupan sehari-hari.
- liburan akhir tahun
- wisata arsitektur
- tren liburan
- wisata kota
- arsitektur urban
- wisata edukatif
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Lima Rekomendasi Broker Forex Terpercaya untuk Solusi Trading yang Aman
-
PBB Sahkan Resolusi Perbudakan Transatlantik Jadi Kejahatan Kemanusiaan
-
Pemprov DKI Pastikan Layanan Kesehatan Bagi 469 Korban Aksi Unjuk Rasa
-
Presiden Berhentikan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, Diganti Amran Sulaiman
-
Breaking News: Gempa Bekasi 4,9 SR, Pasien Rumah Sakit Berhamburan Keluar
-
Iran Sita Dua Kapal di Selat Hormuz Setelah Gencatan Senjata Diperpanjang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.