Bapanas: Hujan Picu Fluktuasi Harga Cabai

Kamis, 25 Des 2025, 00:42 WIB

JAKARTA - Fluktuasi harga cabai jelang Natal dipengaruhi faktor cuaca. Hujan menghambat panen meski produksi cabai nasional dinilai melimpah.

Deputi Bidang Ketersedian dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menyebut produksi cabai sebenarnya banyak. “Produksi banyak, tetapi hujan menghambat panen,” kata Ketut usai melakukan monitoring harga bahan pokok jelang Natal di Jakarta, Rabu (24/12).

Ket. Foto: — Sumber: RRI/Alfreds Tuter

Ia menjelaskan hujan memengaruhi kelancaran pasokan cabai harian ke pasar. Kondisi tersebut menyebabkan harga cabai bersifat fluktuatif.

Ketut menyebut pasokan cabai dari daerah mulai masuk ke Jakarta. “Harga yang sempat Rp80.000 kini turun di kisaran Rp40.000 sampai Rp50.000,” ucap dia.

Menurut Ketut, cabai merupakan komoditas mudah rusak dan sensitif terhadap cuaca. “Hari ini mahal, besok bisa turun saat pasokan kembali lancar,” kata dia.

Sementara itu, Badan Pangan Nasional bersama Perum Bulog melakukan pemantauan lapangan. Pemantauan dilakukan di Pasar Rawamangun, Pasar Induk Beras Cipinang, dan Transmart Cempaka Putih.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan monitoring dilakukan jelang Natal. “Kami ingin harga pangan tetap stabil menjelang Natal dan Tahun Baru,” ucap dia.

Pemantauan harga pangan dilakukan untuk melindungi daya beli masyarakat. Langkah tersebut juga untuk mencegah lonjakan harga jelang hari besar keagamaan.

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.