- Home
-
- Luar Negeri
-
- Iran Dihantam Krisis Air
Iran Dihantam Krisis Air
Rabu, 24 Des 2025, 11:43 WIBTEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Selasa (23/12) menggambarkan bahwa situasi pasokan air di seluruh provinsi di negaranya kritis.
Iran mengalami kekeringan terburuk dalam 60 tahun yang menyebabkan sejumlah besar waduk utama mengering dan memaksa otoritas di ibu kota untuk memberlakukan pemadaman air setiap malam.
"Terjadi masalah air di semua provinsi negara kami. Pasokan air di Iran krisis," kata Presiden Pezeshkian saat berpidato di parlemen.
Pada November Pezeshkian mengatakan Iran hanya mengalami tiga persen dari jumlah curah hujan biasanya sepanjang 2025 dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada 1 Desember kantor berita Iran ISNA melaporkan bahwa waduk utama Iran hanya terisi 32 persen.
Pada Juli kepala perusahaan sumber daya air Iran, Hashem Amini memperkirakan bahwa sekitar separuh dari populasi perkotaan kekurangan air minum.
Menurut Amini, dalam waktu kurang dari 30 tahun volume sumber air terbarukan di Iran menurun dari 132 miliar menjadi 90 miliar meter kubik atau lebih dari 30 persen, sementara konsumsi air di negara tersebut justru meningkat. Ant/Sputnik/RIA Novosti
- Teheran
- iran
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Jadwal Panas Super League: Duel 'Hidup Mati' Persija vs Persib di Hari Minggu
-
BMKG Prakirakan Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Landa Jambi
-
Tak Hanya di RI! Pertamina Drilling Ekspansi ke Malaysia & Timor Leste, Bidik Pasar Global
-
Pemkab Bekasi Salurkan 3,6 Juta Liter Air untuk Warga Terdampak Kekeringan
-
Kementan Beli Benih Jagung Hibrida ITS Rp10 Miliar untuk Tingkatkan Produksi Jagung Nasional
-
Deadline Juni, Menteri PU: Sekolah Rakyat Tahap II Harus Siap Tahun Ajaran Baru
-
Harga Emas di Pegadaian, Minggu (17/5), UBS, Antam, Galeri24 Kompak Turun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.