Tak Ada Kembang Api, Jakarta Tunjukkan Empati atas Bencana di Sumatera

Senin, 22 Des 2025, 17:35 WIB

Jakarta - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Wa Ode Harlina mengatakan, keputusan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang penyelenggaraan pesta kembang api pada malam pergantian tahun patut diapresiasi, sehingga menjadi momentum bagi masyarakat untuk berempati terhadap bencana alam di Sumatera.

"Jakarta sebagai barometer nasional harus menunjukkan sikap peduli dan tidak berlebihan ketika wilayah lain sedang berduka," kata Wa Ode di Jakarta, Senin (22/12).

Ket. Foto: Suasana pesta kembang api saat malam perayaan tahun baru 2025 kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (1/1/2025) dini hari. — Sumber: Antara

Ia menilai, kebijakan tersebut sebagai langkah tepat yang mencerminkan solidaritas nasional di tengah duka akibat bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.

Menurut dia, larangan tersebut bukan semata pembatasan perayaan, melainkan mengandung pesan moral tentang pentingnya empati terhadap saudara-saudara di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang masih dalam masa pemulihan setelah bencana.

Selain aspek empati, Wa Ode juga menyoroti sisi efisiensi anggaran serta dampak positif terhadap ketertiban umum. Dengan memusatkan kegiatan perayaan di satu atau dua titik, potensi kerumunan yang tidak terkendali serta sampah sisa perayaan dapat diminimalkan.

Ia berharap, masyarakat dapat memaknai malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih substantif dan bermanfaat.

"Kami sepakat bahwa doa bersama di rumah atau lingkungan masing-masing jauh lebih bermakna untuk menyongsong tahun baru," ujarnya.

Wa Ode juga akan mengawal pelaksanaan Surat Edaran, agar pihak swasta, khususnya pengelola tempat wisata dan hotel, turut patuh dan sejalan dengan semangat kesederhanaan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa tidak ada pesta kembang api saat malam Tahun Baru 2026 di Jakarta.

“Saya segera memutuskan kembang api menurut saya juga tidak perlu ada. Jadi pakai (atraksi) drone saja cukup,” kata Pramono di Jakarta Utara, Jumat (19/12).

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.