Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stabilitas Harga Jadi Prioritas, Mentan Perkuat Pengawasan HET

📅 Senin, 22 Des 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stabilitas Harga Jadi Prioritas, Mentan Perkuat Pengawasan HET Doc: ANTARA.
Ket. Arsip foto-Seorang warga memilih beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan Perum Bulog di salah satu pusat perbelanjaan ritel modern di Jakarta.

JAKARTA – Pemerintah memperketat pengawasan Harga Eceran Tertinggi (HET) pangan sebagai langkah proaktif menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat.

Pengetatan ini tidak hanya menekankan kepatuhan distributor dan pedagang, tetapi juga berfungsi menekan praktik spekulasi dan penimbunan yang dapat memicu lonjakan harga.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, pemerintah berharap rantai distribusi pangan tetap lancar, harga tetap terkendali, dan tekanan inflasi akibat komoditas pokok dapat diminimalkan.

Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman men​​​​​​​egaskan pengawasan HET pangan diperketat untuk menjaga stabilitas harga serta ketenangan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Ditemui usai kegiatan Keterbukaan Informasi Publik Kementerian Pertanian, di Jakarta, Senin (22/12), Amran mengingatkan pelaku usaha agar tidak menaikkan harga karena seluruh komoditas utama yang telah memiliki HET sebagai acuan nasional.

"Kalau ada yang (menjual pangan) melewati HET, itu ditindak," kata Amran lagi.

Dia menegaskan pengetatan pengawasan dilakukan untuk melindungi daya beli masyarakat sekaligus memastikan distribusi pangan berjalan adil dan terjangkau selama periode libur akhir tahun.

Amran mengungkapkan dalam pengawasan terbaru pemerintah menemukan dua perusahaan yang menjual minyak goreng di atas HET, sehingga langsung dilakukan pemeriksaan menyeluruh hingga ke tingkat hulu. Pemeriksaan tersebut mencakup penelusuran rantai pasok mulai dari distributor produsen hingga pabrik untuk memastikan pelanggaran dapat diidentifikasi secara jelas dan objektif.

Dia menuturkan seluruh jajaran Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional telah diterjunkan ke lapangan guna memperkuat pengawasan serta mempercepat tindak lanjut temuan pelanggaran.

Amran menegaskan praktik menaikkan harga menjelang Natal dan tahun baru sangat memberatkan masyarakat dan tidak sejalan dengan semangat menjaga stabilitas pangan nasional.

Menurutnya, Indonesia sebagai produsen minyak goreng terbesar dunia memiliki kemampuan kuat menjaga pasokan dan harga domestik agar tetap wajar dan berpihak pada konsumen.

Oleh karena itu, dia menekankan pelanggaran harga dilakukan oleh sebagian kecil pengusaha sementara mayoritas pelaku usaha tetap patuh dan berkontribusi positif bagi perekonomian.

Satgas Pangan saat ini aktif melakukan pemeriksaan lapangan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menegakkan aturan harga pangan strategis nasional.

Pelaku usaha yang terbukti menjual pangan di atas HET dapat dikenakan sanksi pidana hingga pencabutan izin usaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

50 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

53 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.