Kekacauan Chelsea Tak Mengganggu Fokus Maresca

Minggu, 21 Des 2025, 07:49 WIB

NEWCASTLE, INGGRIS — Enzo Maresca menegaskan spekulasi mengenai masa depannya di Chelsea tidak mengganggu konsentrasinya, setelah The Blues bangkit dan mengamankan hasil imbang 2-2 saat bertandang ke markas Newcastle United, St James’ Park, Minggu (21/12) dini hari WIB.

Chelsea sempat berada di ambang kekalahan yang merugikan setelah penyerang Newcastle, Nicolas Woltemade, mencetak dua gol di babak pertama. Tuan rumah tampil dominan dan memanfaatkan lemahnya lini belakang Chelsea untuk unggul lebih dulu.

Ket. Foto: Pelatih Chelsea, Enzo Maresca. — Sumber: AFP

Namun, kebangkitan Chelsea di babak kedua memastikan mereka pulang dengan satu poin berharga. Tendangan bebas spektakuler Reece James diikuti gol individu apik dari Joao Pedro menjadi penentu kebangkitan tim tamu, sekaligus menjaga peluang Chelsea tetap terbuka dalam perburuan empat besar Liga Inggris.

Hasil ini menjadi suntikan moral penting bagi Chelsea, terutama setelah pekan yang sulit bagi Maresca. Pada Kamis lalu, pelatih asal Italia itu harus membantah laporan yang mengaitkannya dengan Manchester City sebagai calon penerus Pep Guardiola.

Spekulasi tersebut muncul hanya beberapa hari setelah Maresca melontarkan pernyataan keras usai kemenangan atas Everton akhir pekan lalu. Dalam komentar yang dianggap sebagai sindiran terhadap manajemen klub, Maresca menyebut dirinya dan para pemain tidak mendapat dukungan memadai saat Chelsea mengalami penurunan performa.

Pernyataan itu memaksa Maresca kembali menegaskan komitmennya terhadap Chelsea, di tengah isu adanya keretakan hubungan di internal klub Stamford Bridge. Meski demikian, ia menegaskan fokusnya tetap sepenuhnya pada performa tim di lapangan.

“Pekan saya tidak rumit, justru bagus. Kami mengalahkan Everton, mengalahkan Cardiff, dan bermain imbang melawan Newcastle di kandang mereka. Dari sisi hasil, saya senang,” ujar Maresca.

“Tentu masih ada hal-hal yang bisa kami perbaiki, tetapi saya rasa kami berada di jalur yang benar.”

Chelsea memang tidak tampil meyakinkan sepanjang laga, terutama di babak pertama ketika Woltemade dengan mudah menghukum kesalahan-kesalahan lini belakang. Namun, momen magis Reece James menjadi titik balik yang membangunkan Chelsea dari tekanan.

“Saya pikir setelah babak pertama, mereka pantas memenangkan pertandingan. Dari sudut pandang saya, setelah babak kedua, kami yang pantas menang,” kata Maresca.

“Setelah gol kedua kami, ada tiga atau empat peluang bersih untuk mencetak gol tambahan. Secara keseluruhan, saya rasa hasil imbang ini adil.”

Di kubu Newcastle, pelatih Eddie Howe terlihat sangat kecewa, terutama setelah timnya gagal mendapatkan penalti yang menurutnya jelas saat masih unggul 2-1. Wasit Andy Madley mengabaikan klaim penalti atas insiden dorongan bahu Trevoh Chalobah terhadap Anthony Gordon pada menit ke-53, keputusan yang juga dikuatkan oleh VAR Peter Bankes.

“Di area mana pun di lapangan, itu pelanggaran yang sangat jelas. Ketika masuk ke VAR, saya pikir keputusan itu akan dibatalkan karena ini kesalahan yang nyata. Itu penalti paling jelas yang pernah saya lihat,” ujar Howe.

“Bek hanya fokus ke Anthony. Mereka bilang itu sekadar melindungi bola, tetapi saya tidak setuju dengan analisis itu. Saya sangat kecewa penalti itu tidak diberikan.”

Newcastle, yang tampil buruk dalam kekalahan derby melawan Sunderland pekan lalu, sempat terlihat mampu menghapus rasa sakit tersebut sebelum akhirnya kehilangan kendali di babak kedua.

“Ada kekecewaan besar bagi kami,” tutup Howe. “Saya sangat kecewa untuk para pemain. Menurut saya, kami pantas memenangkan pertandingan itu.”

  • Chelsea
  • Enzo Maresca
  • Hasil Liga Inggris

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.