Misi Kemanusiaan Berlanjut, ASDP Berangkatkan KMP Jatra I Angkut 44 Ton Bantuan ke Sumatera

Jumat, 19 Des 2025, 00:00 WIB

JAKARTA — Terputusnya akses darat di sejumlah wilayah Sumatera akibat bencana menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai agenda mendesak. Dalam kondisi tersebut, jalur laut menjadi alternatif strategis untuk memastikan bantuan tetap tersalurkan tanpa hambatan.

Merespons situasi itu, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melanjutkan peran kemanusiaannya dengan mengerahkan KMP Jatra I sebagai kapal ketiga guna memperkuat distribusi logistik dan bantuan bagi masyarakat terdampak, sekaligus menjaga kelancaran rantai pasok di tengah kondisi darurat.

Ket. Foto: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) — Sumber: istimewa

KMP Jatra I telah bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, pada Selasa (16/12), menuju Pelabuhan Belawan, sebelum melanjutkan pelayaran ke Lhokseumawe, Sibolga, hingga Teluk Bayur. Sekitar 44 ton bantuan logistik dibawa dalam pelayaran ini, mencerminkan komitmen ASDP untuk memastikan bantuan kemanusiaan terus bergerak dan menjangkau wilayah yang membutuhkan.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo mengapresiasi seluruh mitra dan masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran bantuannya melalui layanan ASDP. “Setiap bantuan yang dititipkan merupakan amanah besar bagi kami untuk memastikan seluruhnya dapat terdistribusi dengan baik, aman, dan tepat sasaran kepada masyarakat terdampak,” ujar Heru dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/12).

Bantuan tersebut terdiri dari bahan makanan, air minum, pakaian, serta perlengkapan kebutuhan darurat lainnya. Seluruh logistik dihimpun dari sekitar 18 mitra dan pemangku kepentingan, meliputi BNPB, kementerian dan lembaga, BUMN, lembaga sosial, yayasan, komunitas, serta dukungan internal ASDP. Bantuan ini selanjutnya akan disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, khususnya Belawan, Lhokseumawe, dan Sibolga.

Prioritaskan Keselamatan

Sementara itu, Corporate Secretary ASDP, Windy Andale menjelaskan KMP Jatra I tak hanya mengangkut logistik bantuan, melainkan juga membawa 20 unit kendaraan campuran serta 60 penumpang. “Para penumpang tersebut terdiri dari relawan kemanusiaan, pengemudi kendaraan bantuan, serta personel pendukung yang akan terlibat langsung dalam proses distribusi bantuan di lapangan,” jelas Windy.

Setelah kapal lepas sandar dari dermaga, KMP Jatra I akan terlebih dahulu melakukan pengisian bahan bakar sebelum melanjutkan pelayaran sesuai rute yang ditetapkan. Sepanjang perjalanan, ASDP memastikan seluruh aspek pelayanan dan operasional kapal berjalan optimal dengan mengedepankan keselamatan pelayaran.

“Keselamatan kru, relawan, dan muatan menjadi prioritas utama agar bantuan kemanusiaan dapat tiba dan disalurkan dengan lancar serta aman,” tambah Windy.

Sebelumnya, ASDP mengerahkan KMP Jatra II untuk mengangkut berbagai kebutuhan pokok serta alat berat berupa tujuh unit excavator dan dua unit dump truck dari Sibolga menuju Teluk Bayur. Misi kemanusiaan tersebut kemudian diperkuat melalui pengoperasian KMP Aceh Hebat II yang mendukung distribusi LPG pada lintasan Ulee Lheue–Krueng Geukueh, guna memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat Aceh.

Melalui rangkaian langkah berkelanjutan ini, ASDP berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana. Sebagai operator penyeberangan nasional, ASDP berkomitmen untuk terus hadir menjaga kelancaran distribusi bantuan dan memastikan setiap upaya kemanusiaan dapat menjangkau mereka yang membutuhkan.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.