Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Main-main, Pemkot Cirebon Bangun 40 SPPG untuk Sukseskan Program MBG

📅 Kamis, 18 Des 2025, 19:36 WIB | Oleh:
Tak Main-main, Pemkot Cirebon Bangun 40 SPPG untuk Sukseskan Program MBG Doc: ANTARA/HO-Pemkot Cirebon.
Ket. Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati saat berada di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (18/12).

CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menyiapkan infrastruktur dan tata kelola layanan di tingkat daerah guna memastikan pemenuhan gizi masyarakat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati, di Cirebon, Kamis, mengatakan penguatan tersebut dilakukan melalui kesiapan infrastruktur layanan, tata kelola program, serta koordinasi lintas sektor.

Menurut dia, MBG menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat yang dilaksanakan di daerah karena berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sekolah serta perlindungan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Kota Cirebon, kata dia, saat ini merencanakan pembangunan 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penopang utama pelaksanaan MBG.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 SPPG telah terbangun, sementara 10 SPPG lainnya masih dalam tahap pembangunan,” katanya.

Ia mengatakan selain pembangunan fisik, pemerintah daerah pun mendorong pemenuhan aspek standar kesehatan dan keamanan pangan pada setiap SPPG.

Ia menuturkan sebanyak 17 SPPG di Kota Cirebon telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sedangkan 13 unit lainnya masih dalam proses sertifikasi.

Lebih lanjut, Farida menyebutkan hingga kini MBG di Kota Cirebon telah menjangkau 65.121 anak sekolah dari jenjang TK/PAUD hingga SMA/MA/sederajat.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa program tersebut melayani pula 2.369 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai kelompok sasaran prioritas.

“Dengan demikian, total penerima manfaat MBG yang telah terlayani di Kota Cirebon mencapai 67.490 orang,” tuturnya.

Pada prinsipnya, lanjut Farida, pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan MBG karena kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat merupakan prioritas utama.

“Program ini juga kami dorong agar memberi dampak ekonomi melalui pelibatan UMKM lokal,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.