Dishub DKI Prediksi Puncak Arus Libur Terjadi 19-20 Desember 2025

Kamis, 18 Des 2025, 13:45 WIB

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memprediksi puncak arus mudik pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru akan terjadi pada 19 dan 20 Desember 2025. Pergerakan penumpang diperkirakan meningkat signifikan seiring dimulainya masa libur sekolah yang turut memicu lonjakan perjalanan keluar Jakarta.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, faktor libur sekolah menjadi salah satu pemicu utama peningkatan arus penumpang di berbagai simpul transportasi. Menurutnya, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan lonjakan biasanya mulai terasa sejak akhir pekan menjelang libur resmi.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA

"Karena libur sekolah itu sudah dimulai pada 22 Desember, sehingga biasanya begitu mulai libur sekolah, maka hari Jumatnya akan terjadi lonjakan di terminal-terminal yang ada di Jakarta," kata Syafrin. Ia menilai, pola ini perlu diantisipasi lebih awal agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat selama periode libur panjang.

Syafrin menjelaskan, salah satu langkah utama yang dilakukan adalah pemeriksaan kelaikan jalan atau ramp check terhadap kendaraan yang akan beroperasi. Pemeriksaan ini mencakup aspek teknis kendaraan, kondisi fisik armada, hingga kelengkapan administrasi pengemudi.

Selain armada, kesiapan terminal keberangkatan bus juga menjadi fokus perhatian Dishub DKI Jakarta. Terminal-terminal utama dipastikan siap melayani lonjakan penumpang dengan fasilitas yang memadai dan standar keselamatan yang terjaga.

"Harapannya, keseluruhan armada yang beroperasi pada empat terminal AKAP di Jakarta, yaitu Terminal Pulo Gebang, Kampung Rambutan, Kalideres, dan Tanjung Priok itu sudah memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan," ujar Syafrin. Ia menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.

Tidak hanya Dishub, Pemprov DKI Jakarta juga melibatkan lintas sektor dalam pengamanan masa Nataru. Dinas Kesehatan, Kepolisian, dan TNI turut dilibatkan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal di lapangan.

Syafrin menyebutkan, posko Natal dan Tahun Baru telah disiapkan di terminal-terminal keberangkatan bus. Posko ini berfungsi sebagai pusat pelayanan terpadu, mulai dari pemeriksaan kesehatan pengemudi hingga pengamanan dan pengawasan aktivitas penumpang.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang melebihi kapasitas terminal utama, Dishub DKI juga menyiapkan terminal bantuan. Langkah ini dilakukan agar distribusi penumpang lebih merata dan tidak terjadi penumpukan di satu titik.

Selain empat terminal utama, Dishub DKI menyiapkan tiga terminal bantuan, yakni Terminal Muara Angke, Terminal Grogol, dan Terminal Lebak Bulus. Terminal-terminal ini akan difungsikan secara fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan selama masa angkutan Nataru.

Dari sisi sumber daya manusia, Dishub DKI Jakarta menyiagakan ribuan personel. Petugas ini akan disebar di berbagai titik strategis untuk memastikan pengaturan lalu lintas dan pelayanan penumpang berjalan lancar.

Syafrin menyampaikan, secara keseluruhan terdapat sekitar 2.500 personel Dishub DKI yang disiapkan. Mereka bertugas melakukan pengaturan di terminal, pengawasan lalu lintas, serta membantu kelancaran arus kendaraan selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan menjadi faktor penting dalam menjaga ketertiban dan keselamatan. Koordinasi antarpersonel juga terus diperkuat agar respons terhadap situasi darurat bisa dilakukan dengan cepat.

"Prinsipnya, selama masa Nataru ini, kami menyiapkan petugas dan seluruh sarana prasarana agar penyelenggaraannya selamat, aman, nyaman, dan masyarakat dalam melakukan kegiatan itu lancar," tutur Syafrin. Ia menambahkan bahwa aspek keselamatan di jalan tetap menjadi fokus utama.

Dishub DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Pemudik diharapkan memanfaatkan informasi resmi terkait jadwal keberangkatan dan kondisi lalu lintas agar perjalanan lebih nyaman.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Pemprov DKI Jakarta optimistis penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan lancar. Pemerintah berharap masyarakat dapat menikmati momen libur akhir tahun dengan aman, tertib, dan minim kendala di perjalanan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.